BUTON – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buton melaksanakan kunjungan ke Pos Satkamling Takimpo–Kombel Bersatu, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Jumat (9/10/2026).
Kunjungan tersebut guna memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pascaperistiwa perkelahian antarkelompok masyarakat Kelurahan Takimpo dan Kelurahan Kombeli.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri dalam memastikan situasi keamanan di wilayah perbatasan kedua kelurahan tetap terjaga serta kesiapsiagaan personel yang melaksanakan tugas pengamanan berjalan optimal.
Kunjungan tersebut dihadiri Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, S.H., Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, S.H., S.I.K., M.M.Tr., Dandim 1413/Buton Letkol Inf. Yoni, S.Hub.Int, Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo Ivan Budi Hartanto, S.H., M.H., Sekda Kabupaten Buton La Ode Syamsuddin, S.Pd., M.Si., Wakapolres Buton Kompol Yulianus, S.Si., serta unsur pemerintah daerah, pejabat utama Polres Buton, personel TNI-Polri, Satpol PP, dan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh agama dari Kelurahan Takimpo dan Kelurahan Kombeli.
Dalam kunjungan tersebut, Forkopimda melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta pelaksanaan tugas pengamanan di pos bersama. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kehadiran aparat di wilayah perbatasan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Kegiatan dilanjutkan dengan rapat bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan unsur terkait dari kedua kelurahan untuk membahas langkah-langkah menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat upaya penyelesaian permasalahan secara damai.
Dalam arahannya, Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat melalui koordinasi serta kerja sama seluruh pihak.
Bupati juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membina anak-anak agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat memicu konflik. Selain itu, dugaan tindakan penjarahan dan perusakan yang terjadi dalam rangkaian peristiwa tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Ia turut mendorong Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama untuk terus memperkuat komunikasi serta melaksanakan pertemuan lanjutan guna merumuskan langkah konkret dalam menyelesaikan permasalahan dan mencegah konflik serupa terulang kembali.
Sementara itu, Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha menyampaikan bahwa kunjungan Forkopimda merupakan bentuk perhatian dan dukungan kepada personel yang bertugas di pos bersama. Pos tersebut direncanakan akan diresmikan pada 15 Oktober 2026 sebagai Posko Bersama Satkamling Takimpo–Kombel Bersatu.
Kapolres berharap masyarakat Kelurahan Takimpo dan Kelurahan Kombeli dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan penjagaan dan pengamanan lingkungan bersama aparat TNI-Polri melalui Pos Satkamling.
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian antarmasyarakat harus terus diperkuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Pasarwajo.
Kapolres juga berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan komunikasi, menjaga persaudaraan, serta mempercayakan penyelesaian setiap permasalahan melalui mekanisme yang baik dan sesuai ketentuan hukum.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo Ivan Budi Hartanto mengapresiasi inisiatif pembentukan Posko Bersama Satkamling Takimpo–Kombel Bersatu sebagai langkah positif dalam memperkuat pengamanan lingkungan dan membangun kembali rasa aman di tengah masyarakat.
Ia mengajak tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk berperan aktif mengarahkan generasi muda pada kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat. Seluruh elemen masyarakat juga diharapkan menjaga silaturahmi serta mengutamakan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
Di sisi lain, Dandim 1413/Buton Letkol Inf. Yoni menekankan pentingnya pembinaan masyarakat secara terukur apabila penyelesaian permasalahan melalui orang tua, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan aparatur setempat belum membuahkan hasil.
Dandim juga mengingatkan agar tidak terjadi pembiaran terhadap perkelahian yang berpotensi berkembang menjadi tawuran antarkelurahan. Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) diharapkan terus melaksanakan pembinaan di wilayah masing-masing guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Melalui kunjungan dan koordinasi tersebut, Forkopimda Kabupaten Buton menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
Dengan semangat Takimpo–Kombel Bersatu, diharapkan terbangun kembali rasa persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman, damai, dan harmonis.












