Buton – Pondok Pesantren Al-Bahjah Cabang ke-87 bakal segera terwujud sebagai pusat pendidikan Islam yang membawa keberkahan bagi Kabupaten Buton.
Hal itu ditandai dengan penyerahan wakaf tanah adat untuk pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cabang ke-87 di Kabupaten Buton yang berlangsung di Desa Kabawakole, Kecamatan Pasarwajo, Rabu, 5 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengasuh Al-Bahjah, Ustadz Buya Yahya, tokoh adat, tokoh masyarakat, Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Buton yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buton, Awaluddin. Turut hadir Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha, S.H., S.I.K., M.M.Tr. yang mewakili Dandim 1413/Buton, Kementerian Agama Kabupaten Buton, serta masyarakat setempat. Kedatangan Buya Yahya disambut dengan Tari Mangaru, pengalungan bunga, dilanjutkan peninjauan lokasi wakaf dan prosesi penyerahan tanah adat oleh tokoh adat kepada Yayasan Al-Bahjah.
Mewakili Bupati Buton, Asisten I Setda Buton Awaluddin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah yang diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi Qur’ani, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di berbagai bidang.
“Pemerintah Kabupaten Buton menyambut baik pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah di daerah ini. Kami berharap pembangunan pesantren ini mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat sehingga mampu melahirkan generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing untuk kemajuan Kabupaten Buton di masa depan,” ujar Awaluddin membacakan sambutan Bupati Buton.
Sementara itu, Dalam tausiyahnya, Ustadz Buya Yahya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memiliki dan membangun pesantren sebagai investasi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Menurutnya, setiap bentuk kontribusi, baik tenaga, pikiran, harta, maupun doa memiliki nilai besar di sisi Allah SWT.
“Jangan pernah malu berjuang sesuai kemampuan. Bisa dengan ilmu, harta, tenaga, ide, bahkan doa. Pondok pesantren adalah tempat mencetak generasi yang saleh Salehah dan bermanfaat, sehingga setiap orang yang ikut berjuang akan terus mendapatkan pahala selama ilmu dan kebaikan itu diamalkan,” tutur Buya Yahya.
Buya Yahya juga menegaskan bahwa Pondok Pesantren Al-Bahjah dibangun atas semangat swadaya umat agar seluruh masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap pesantren. Ia berharap kehadiran pesantren ini dapat memperkuat pendidikan akhlak, membina generasi muda, sekaligus menjadi pusat dakwah dan pemberdayaan umat di Kabupaten Buton.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang berharap pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cabang ke-87 segera terwujud sebagai pusat pendidikan Islam yang membawa keberkahan bagi Kabupaten Buton.












