Memberitakan Dengan Fakta

Membuat Kerumunan, Kapolres Baubau Bubarkan Pesta Pernikahan Di Buton Tengah

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari, memberi peringatan kepada yang punya hajatan untuk tidak mengundang kerumunan warga
Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari, memberi peringatan kepada yang punya hajatan untuk tidak mengundang kerumunan warga

BUTON TENGAH, FAKTASULTRA.ID  – Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari, membubarkan acara pesta pernikahan yang berada di desa Lolibu, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Sabtu (9/1/2021) sore.

Pembubaranini dilakukan karena banyak warga  yang berkerumun dengan tidak menjalankan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak.

“Acara apa ini? Pernikahan? Ini banyak yang tidak menggunakan masker. Tahu tidak sekarang ini masih ada corona? Saya minta bubar, bubar semuanya, pulang ke rumahnya masing-masing,” kata Kapolres Baubau, AKBP  Rio Tangkari,  Sabtu (9/1/2021).

Seorang lelaki datang menjumpai anggota polisi yang datang dan menyampaikan perminta maaf karena ada kerumunan warga dengan mendengar musik keras dan tidak mempunyai izin.

Namun Rio tetap bersikukuh tetap membubarkan warga karena pandemic corona, dan warga banyak yang tidak menggunakan masker serta menjaga jarak satu sama lain.

“Saya minta bubar semuanya, saya tidak akan pulang kalau tidak ada yang bubar. Mana tuan rumah, jangan lagi bikin acara seperti ini, karena situasi lagi sedang corona, jangan sampai ada penyebaran virus corona disini,” ucap Rio.

Mendengar seruan tersebut, warga desa yang datang berkerumun dalam tenda pesta pernikahan kemudian mulai meninggalkan tempat tersebut.

Alat soundsistem yang disewa dalam pesta pernikahan dilepas dan kemudian diangkat keatas mobil.

Rio mengingatkan kepada tuan rumah pernikahan agar tidak mengundang banyak orang dengan tidak menjalankan protokol kesehatan.

Menurutnya,  saat ini situasi pandemi corona masih terus meningkat dan wilayah Baubau masih nomor dua tertinggi di Sulawesi tenggara.

Sebelumnya, Rio melakukan patroli di Kabupaten Buton Tengah bersama dengan beberapa anggota polisi lainnya.

Dalam patroli tersebut, ia melihat kerumunan warga dalam tenda pesta pernikahan tanpa menggunkan masker dan menjaga jarak.

Ia kemudian turun dari motor, dan langsung menuju tenda pesta pernikahan membubarkan warga.

 

Tinggalkan Balasan