
BUTON, FAKTASULTRA. ID – Nelayan di desa Dongkala/Kondowa protes pembagian bantuan perikanan bagi warga yang terdampak covid-19 tidak tepat sasaran pasalnya penerima bantuan diduga aparat desa dan pengusaha.
Masyarakat nelayan tersebut menemui Wakil Bupati Buton Iis Elianti untuk mempertanyakan pembagian bantuan yang dinilainya tidak tepat sasaran.
Iksan perwakilan masyarakat nelayan Desa Dongkala/Kondowa, mengatakan kedatangannya di kantor bupati Buton untuk mempertanyakan kepada pemerintah daerah kabupaten Buton terkait adanya penerima bantuan yang tidak tepat sasaran.
“Dari 166 yang didata hanya 46 nama yang keluar bantuannya tapi anehnya kenapa justru pengusaha, aparat BPD yang dapat, malah masyarakat nelayan tidak dapat bantuan,”katanya.
Dia menjelaskan bantuan yang dikucurkan Rp 1.800.000 per KK dari Kementerian Perikanan untuk masyarakat nelayan yang tersampak covid namun dari data masyarakat penerima bantuan sebanyak delapan tidak tepat sasaran.
Banyak nelayan yang seharusnya lebih layak mendapatkan bantuannya dari pada delapan nama yang didata.
“Kami ini nelayan yang seharusnya layak dapat bantuan,”katanya.
Diapun berharap agar pemerintah daerah kembali mendata ulang warga penerima bantuan perikanan yang seharusnya tidak layak mendapatkan agar diganti dengan yang lebih layak.











