Memberitakan Dengan Fakta

Teleconference Bersama Gubernur, Bupati Sampaikan Buton Aman Dari Corona (COVID-19)

Teleconference Bersama Gubernur, Bupati Sampaikan Buton Aman Dari Corona (COVID-19)
Teleconference Bersama Gubernur, Bupati Sampaikan Buton Aman Dari Corona (COVID-19)
Bupati Buton Drs La Bakry M.Si, Sekda Buton Ir Laode Zilfar Djafar M.Si, Plt Kadis Kesehatan,Kabid Sesiapsiagaan BPDD, saat teleconfrence dengan Gubernur Sultra, jumat 03 april 2020.

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Bupati Buton Drs La Bakry M.Si melakukan Teleconfrence bersama Gubernur Sultra dan 16 Walikota/Bupati di Sultra, Bupati menyampaikan jika Buton aman dari virus corona (COVID-19), teleconfrence ini bertempat di kantor Bupati Buton jumat(03/04/2020).

Saat teleconfrence Bupati Buton La Bakry menyampaikan kejadian terakhir dan kondisi terakhir 3 april 2020 di Buton dimana ada dalam perjalanan 1598 orang, pemantauan tanpa gejala 1231 orang dan orang dalam pemantauan 28 orang, selesai pemantauan 339 orang, semua mahasiswa asal Buton dari wilayah barat.

Kata dia yang didata kebanyakan mahasiswa dari wilayah barat seperti Jakarta, Makassar, Kendari namun sudah di pantau bersama TNI-Polri bahkan dilakukan penjemputan dan dipantau pasalnya penyakit ini bukan berasal dari dalam daerah tapi luar daerah.

“Alhamdulillah Buton masih aman dari virus corona(COVID-19),”ujarnya saat teleconfrence kepada Gubernur.

Lebih lanjut dia mengatakan bersama seluruh jajaran forkopimda bahu membahu melakukan tindakan pencegahan dan bagaimana menangkal virus covid 19 ini, sesuai arahan Presiden dan Gubernur termaksud membentuk satgas bekerja sama TNI-Polri dan seluruh pihak.

Langkah kongkrit yang dilakukan lanjut dia pihaknya menyediakan pos pengaduan dimana pos induk dipusatkan di eks kantor bupati dan setiap jalur pintu masuk ditempatkan pos jaga.

“Ada 7 titik pos termaksud 14 puskesmas yang tersebar di 7 kecamatan di Buton, kami juga melakukan sosialisasi untuk menghindari covid dan mencegah baik dengan perorangan ataupun dengan soundsistem di jalan-jalan,”paparnya.

Untuk menghindari covid 19 juga dilakukan Penyemprotan di tempat umum seperti pasar, perkantoran, sekolah, sarana ibadah dan rumah yan dianggap punya potensi bersarangnya virus ini.

“Yang masuk dalam pantauan diberi suplemen untuk meningkatkan vitalitas tubuh mereka karena kalau sehat virus tidak mampu bersarang makanya pemda meningkatkan imunitas tubuh, kami berupaya meningkatkan imunitas tubuh setiap orang,”Katanya lagi.

Bagi para siswa lanjut dia diberlakukan siatem belajar di rumah begitu juga bagi ASN kerja dari rumah kecuali eselon II dan III kecuali ada ASN yang dibutuhlan akan dipanggil untuk membantu menangani dan pencegahan covid 19.

Tinggalkan Balasan