
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi merima bantuan APD (Alat Pelindung Diri) dari Gugus Tugas Nasional ke Untuk disalurkan kepada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara, Buton mendapat jatah 50 rapid tes corona.
Direktur RSUD Buton dr Ramli Code mengatakan Pemerintah Kabupaten Buton mendapat jatah alat rapid test corona sebanyak 50 dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Alat tes cepat ini peruntukannya dibagi dua. Untuk Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah, masing-masing 25. 25 untuk rumah sakit. 25 untuk dinas,” ujar Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton, Ramli Code kep di halaman RS setempat, Selasa (31/3/2020).
Ramli menjelaskan rapid test ini digunakan untuk pemeriksaan anti bodi. Alat ini diklaim bisa mendapatkan hasil dalam waktu setengah jam. Hanya, alat ini dapat digunakan sekali pakai saja.

“Hasilnya setengah jam mungkin. Cuma masalahnya kalau kita mau tes semua orang yang bergejala kan kita cuma 25. Sekali pake,” ujarnya.
Dikarenakan jumlah yang sangat terbatas, penggunaan rapid tes di RSUD hanya di prioritaskan bagi orang yang dicurigai saja. “Untuk skrining sebenarnya. Jadi rapid tes itu yang kita curigai. Supaya mereka diagnosa cepat jangan terlalu lama,” ujarnya.
Lanjut, Ramli menjelaskan sejauh ini stok alat tersebut tersisah 24. Selain rapid tes, RSUD juga memiliki 70 unit alat pelindung diri.











