
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Guna mencegah penyebaran virus covid 19 atau corona, Satgas yang di bentuk Pemkab Buton memeriksa setiap warga yang masuk ke daerah, sejak sabtu dan minggu sebanyak 125 mahasiswa di cek kesehatan dan historis perjalanannya.
Ketua Satgas Ir Laode Zilfar Djafar M.Si mengatakan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona satgas yang sudah terbentuk mendata penduduk yang masuk ke daerah Buton melalui kapal yang tiba dari luar daerah khusus daerah yang terkena infeksi corona.
“Sejak dua hari ini satgas memeriksa 125 mahasiswa asal Buton yang kuliah di Kendari, mahasiswa ini tiba melalui kapal hari sabtu dari 61 orang dan hari minggu ini 64 orang ini,”ujar dia ketika ditemui di eks kantor Bupati Buton minggu (22/03/2020)
Dia jelaskan yang diperiksa riwayatnya termaksud gejala apakah terkena flu, batuk, sesak setelah itu pelajari historinya selama di Kendari kemudian semua di minta untuk isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.
Saat dijemput kata dia lagi para mahasiswa ini beri pengarahan bagaimana mengisolasi diri selama 14 hari dan di berikan protokol dari petunjuk Menkes, sementara yang datang diluar melalui darat dan belum terdeteksi maka kades, lurah dan camat yang akan mendata siapa saja yang masuk.
“Yang tidak sempat terdata maka RT/ RW yang mangetahui masyarakat mendata, hal ini akan dilakukan sampai 29 mei,”ujarnya.
Kata dia anggota satgas yang terbentuk sebanyak 30 termaksud camat, kades bertugas mendata masyarakat di desa yang datang dari luar daerah kemudian mengkomunikasikan dengan satgas.
“Informasi terakhir dua hari lalu dari Kapontori ada dua orang Buton yang masuk maka ini akan dipantau, hal ini sebagai upaya pencegahan pemerintah daerah agar jangan ada virus covid 19 di Buton,”katanya.
Dia juga mengatakan untuk tempat pemeriksaan warga yang baru masuk di Buton dipusatkan di eks kantor Bupati Buton.
Sementara itu Wakapolres Buton Kompol La Umuri mengatakan guna melakukan pencegahan penyebaran virus covid 19 maka kepada mahasiswa yang dari Kendari di semprot disinsektan juga memberikan obat-obatan dari Dinkes selanjutnya diberikan brosur agar mengikuti protab.
“Ini upaya pencegahan, mahasiswa ini selain disemprot disinsektan maka di minta isolasi diri 14 hari di rumah,”ujarnya.
Kata di Polres Buton sudah melakukan tindakan penyuluhan agar masyarakat mengerti cara pencegahan penyebaran virus mulai dengan cuci tangan, jangan berkumpul melibatkan banyak orang sesuai petunjuk pemerintah.
“Semua kecamatan wilayah hukum Polres Buton sudah dilakukan penyuluhan,”ujar dia.
Dia juga menghimbau agar masyarakat melakukan pencegahan dengan mematuhi anjuran dari pemerintah guna mencegah penyebaran virus covid 19, di Buton dibentuk satgas dengan melibatkan Pemda, TNI Polri.











