Memberitakan Dengan Fakta

Petani Kelapa Di Buton Diberi Pelatihan Tingkatkan Produktifitas

Petani Kelapa Di Buton Diberi Pelatihan Tingkatkan Produktifitas
Petani Kelapa Di Buton Diberi Pelatihan Tingkatkan Produktifitas
Bupati Buton drs La Bakry MSi, Direktur PT Krambil Idjo Yogyakarga Prof Syaukani Bowo Laksono ketika menandatangani kesepakatan kerjasama, Takawa sabtu 07 maret 2020.

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Tingkatkan perekonomian petani kelapa di Buton Pemerintah Daerah bekerjasama dengan PT Krambil Idjo Yogyakarka melakukan pelatihan pengolahan produk kelapa, Bupati Buton La Bakry dan Direktur PT Krambil Idjo melakukan penandatanganan MOU di kantor Bupati Buton sabtu (07/03/2020).

Pemerintah menggelar Konsorsium Pengolahan Produk Kelapa kerjasama PT Krambil Yogyakarta dengan Pemerintah Kabupaten Buton dengan tema melalui akselerasi rumah produksi Krambil Idjo dan Indo Nikalz sebagai kontribusi positif pengembangan produksi kelapa dalam mewujudkan gerakan kelapa tiga kali ekspor.

Bupati Buton mengatakan dengan adanya pelatihan ini diharapkan masyarakat tekun dalam mengelolah tanaman kelapa yang dinilai mempunyai nilai ekonomis kedepannya.

Kata dia pengolahan kelapa salah satu upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan harapan Presiden RI pada tahun 2045 pendapatan perkapita masyarakat sebesar Rp 27 juta.

“Kalau kita tidak mulai lakukan, tentunya kita tidak akan bisa mencapai target tersebut, salah satunya dengan pengolahan kelapa,”ujarnya.

Dijelaskannya sebanyak 1800 petani kelapa di Kabupaten Buton akan digerakkan untuk program pengolahan kelapa bahkan rencananya pemerintah akan membuka lahan dengan izin dari pemerintah provinsi untuk penanaman kelapa.

“Yakin dulu ini adalah masa depan,apalagi di Buton rata-rata warganya sebagai petani dan juga nelayan,”ujarnya.

Kata dia program kelapa ini bisa sukses jika para petani bisa tekun mengelola kelapa di daerah mulai dari kulit hingga isinya semua bisa dimanfaatkan.

Dia berharap melalui program yang dicanangkan pemerintah daerah kedepan dapat memberikan pendapatan kepada masyarakat di Kabupaten Buton.

Direktur PT Krambil Idjo Yogyakarta Syaukani Bowo Laksono mengatakan untuk pengolahan kelapa pihaknya sudah bekerja sama dengan 23 profesor tentang pengolahan kelapa.”Ada dua yang akan dikembangkan di Buton salah satunya minyak goreng dan sabun kecantikan,”bebernya.

Dijelaskannya untuk mengolah kelapa dibutuhkan alat yang akan di suplai dari PT Krambil Idjo juga dari Kementrian Pertanian hal ini untuk membantu masyarakat mendapatkan produk dari pengolahan kelapa.

“Kelapa itu mulai dari sabuk, isinya, airnya bisa di produksi,”katanya.
Soal harga lanjut dia pihaknya akan menyesuaikan dengan harga produksi tentu tidak akan merugikan masyarakat petani kelapa.

Dia juga menjelaskan jika kelapa bukanlah sumber kolesterol malahan kandungan kelapa dapan membunuh lemak jahat yang ada di dalam tubuh manusia.

“Dari zaman nenek moyang kita sudah mengkonsumsi kelapa dan panjang umurnya ini menandakan kandungan kelapa sangat banyak manfaatnya di tubuh,”ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan pelatihan hari ini akan diajarkan bagaimana mengelolah kelapa mulai dari air, tempurung hingga isi kelapanya hasilnya nanti menjadi minyak kelapa, vco dan sabun kecantikan.”Produk dari kelapa itu banyak sekali namun yang akan mulai dicoba di minyak kelapa dan sabun kecantikan,”ujar dia lagi.

Kata dia 1 ha lahan dapat ditanami 110 kelapa dan hasilnya pertahun lima ton jika dijadikan produksi tentu saja dapat memberikan pendapatan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan