
OKSIBIL,FAKTASULTRA. ID – Diduga stress akibat penyakit yang di derita salah seorang warga Pasar Baru Dabolding ditemukan tewas setelah dua hari dalam pencarian keluarga.
Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael Mumbunan SIK mengatakan pada hari Selasa tanggal 25 Februari 2020 pukul Jam 11.20 WIT Bertempat di jl. Iwur – Oksibil kampung Oksingsing tepatnya di Depan Pasar Baru Oksibil telah ditemukan mayat laki – laki.
“Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi korban sudah dinyatakan hilang dan dalam pencarian keluarga sejak dua hari,”ujar Kapolres.
Dia menjelaskan korban sejak hari sabtu tanggal 22 Februari 2020 pukul 10.00 WIT korban keluar dari RSUD Oksibil setelah melakukan perawatan penyakit yang di diderita korban kemudian pada hari minggu tanggal 23 Februari 2020 pukul 03.00 WIT korban keluar rumah tanpa sepengtahuan kelurga.
” Hari minggu tanggal 23 Februari 2020 pukul 07.00 WIT mengetahui korban belum kembali ke rumah keluarga korban mencari keberadaan korban, keluarga korban melakukan pencarian selama 2 (dua) hari dari tanggal 23 Februari s/d 24 Februari dan tidak menemukan keberadaan korban,”ujarnya.
Nanti pada hari selasa ini 25 Februari 2020 sekitar pukul 08.30 WIT keluarga korban melapor ke Penjagaan Polres Peg. Bintang terkait hilangnya korban dan Pukul 11.00 WIT saksi menemukan keberadaan korban di area perkebunan dekat rumah korban dalam kondisi tidak bernyawa dan selanjutnya
keluarga menginformasikan peristiwa tersebut ke Polres Peg. Bintang.
Lebih lanjut dia mengatakan sekitar pukul 11.30 WIT anggota Polres Peg. Bintang yang dipimpin oleh Kabag Ops Res Peg. Bitang Akp L. Guruh P. Negara, SIK menuju TKP penemuan mayat tersebut selanjutnya Sat Reskrim melakukan olah TKP dan ditemukannya barang bukti 1 buah tas Noken berwarna garis – garis merah hitam, 1 lembar Baju Kaos Warna Biru, 1 pasang sendal warna merah, kapas luka dan plester luka.
“Usai olah TKP selesai selanjutnya korban di bawa ke RSUD Oksibil guna dilakukan pemeriksaan oleh dokter dna setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter RSUD Oksbil tidak didapati bekas kekerasan terhadap tubuh korban,”terangnya.
Selanjutnya lanjut dia direncanakan jenazah korban akan dibawa ke rumah duka pada pukul 17.00 WIT untuk dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga.
Dia kuga mengatakan terkait ditemukannya mayat tersebut di peroleh informasi dari pihak keluarga yang menyampaikan bahwa korban diduga mengalami stress akibat penyakit yang diderita sudah lama sehingga merasa putus asa dan mengasingkan diri di daerah perkebunan hingga meninggal dunia di tempat tersebut.
Hal itu berdasarkan keterangan dari saksi 1 an. Eiser Nabyal sebagai Ipar Korban menginformasikan bahwa penyakit yang diderita oleh korban yaitu penyakit virus yang diderita sejak tahun 2014 dan telah dilakukan perawatan di Jayapura tetapi tidak sembuh sampai saat ini.
Berdasarkan penyampaian saksi 1 an. Eiser Nabya dan saksi 2 an. Yusup Balyo bahwa korban sudah mendapatkan perwatan di RSUD Oksibil dan keluar dari RSUD atas rekomendasi dokter pada hari Sabtu tanggal 22 Februari 2020.











