Memberitakan Dengan Fakta
BAUBAU  

Angkat Budaya Buton, Guru Mainawa Raih Prestasi Nasional

Angkat Budaya Buton, Guru Mainawa Raih Prestasi Nasional
Foto : ist.

Baubau — Guru PKBM Inklusi Mainawa Kreativa, Suhardiyanto, berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah terpilih sebagai penulis buku anak dalam Sayembara Bahan Bacaan Literasi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Hasil sayembara diumumkan pada Jumat, 10 Juli 2026.

Suhardiyanto menjelaskan bahwa keikutsertaannya dalam sayembara ini bertujuan mengenalkan budaya Sulawesi Tenggara kepada anak-anak Indonesia melalui karya sastra.

“Buku yang saya tulis berjudul Naira dan Laut yang Terluka. Cerita ini mengisahkan perjuangan seorang anak perempuan yang berusaha menjalankan pesan ayahnya untuk menjaga laut di pesisir Pulau Buton,” ujarnya.

Melalui cerita tersebut, pembaca diperkenalkan dengan berbagai kearifan lokal masyarakat Kepulauan Buton, seperti tradisi menangkap ikan Pindokoa, konservasi laut berbasis adat Kaombo, giat meti-meti saat air laut surut, hingga kuliner khas Buton seperti kasoami dan parende.

“Kekayaan budaya Buton saya kemas dalam bentuk chapter book jenjang C agar anak-anak tertarik membaca sekaligus mengenal budaya daerah,” tambahnya.

Kepala PKBM Inklusi Mainawa Kreativa, Rismayani, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, buku yang akan didistribusikan ke sekolah dan perpustakaan di berbagai daerah di Indonesia ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

“Buku ini menjadi jendela budaya. Naira dan Laut yang Terluka bukan sekadar cerita, tetapi warisan yang menumbuhkan karakter, memperkuat identitas, dan menghubungkan masa lalu dengan masa depan,” tuturnya.

Media Mainawa Kreativa

Tinggalkan Balasan