Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Tindak Lanjuti Kunjungan Jokowi, Direktur Bintek Jalan dan Jembatan Kunjungi PT KPA

Tindak Lanjuti Kunjungan Jokowi, Direktur Bintek Jalan dan Jembatan Kunjungi PT KPA
Kunjungan Dirjen Bintek jalan dan jembatan Kementrian PUPR, di PT KPA Desa Suandala Kecamatan Lasalimu.

BUTON, FAKTASULTRA. ID – Dirjen Bintek jalan dan jembatan Kementerian PUPR , Yuda Handita Panjiriawan mengunjungi PT Kartika Prima Abadi (KPA), Jumat (16/06/2023).

Saat kunjungannya ia mengatakan, lawatanya di Buton dalam rangka tindak lanjut dari kunjungan Presiden Republik Indonesia Jokowi beberapa bulan lalu yang mengatakan Buton punya resources/sumber daya alam yang besar sekali yaitu aspal selama ini menggunakan minyak padahal punya resources yang bisa digunakan yaitu aspal.

“Pak Mentri sudah memberikan dorongan untuk menggunakan aspal Buton melalui Dirjen Bina Marga, juga penugasan beberapa wilayah untuk menggunakan aspal Buton,”ujarnya.

Tindak Lanjuti Kunjungan Jokowi, Direktur Bintek Jalan dan Jembatan Kunjungi PT KPA
Kunjungan Kementrian PUPR meninjau proses produksi PT KPA di Lasalimu.

Kata dia kebutuhan aspal nasional sebesar 112.000 ton, ini akan diambil dari semua suplayer yang ada di Indonesia namun di Indonesia baru satu perusahaan yang memproduksi aspal murni.

“Satu-satunya produksi aspal murni yang saya tahu baru PT Kartika Prima Abadi di Buton, “ujarnya.

Menurut dia PT Wika Bitumen juga memproduksi aspal hanya kendalanya soal biaya produksinya, biaya untuk bersaing.

Masalah lainnya dia menyebut soal limbah karena untuk mendapatkan proses aspal murni ini hanya 20 persen sementara 80 persen adalah limbah. Jumlah 80 persen jika bisa dikelolah diharapkan dapat menghasilkan produk yang lebih mahal harganya dari aspal murni.

Tindak Lanjuti Kunjungan Jokowi, Direktur Bintek Jalan dan Jembatan Kunjungi PT KPA
Proses pengelolaan aspal Buton di PT KPA.

“Bagi kami PUPR menargetkan apa yang sudah ditargetkan agar tercapai makanya dalam kunjunganya untuk memastikan target itu tercapai,”ujarnya.

Dia menambahkan dari hasil pantauan Kementrian PUPR di PT KPA saat ini telah memproduksi 3000 ton perbulan dan stok raw material aspal aman tidak kekurangan hanya produksi nya masih terbatas masih perlu ditingkatkan lagi.

“Itu yang mestinya kita pikirkan, apalagi banyak daerah di Indonesia yang akan menggunakan aspal buton dari Riau, Kalimantan, Jawa Tengah,”lanjutnya.

Tindak Lanjuti Kunjungan Jokowi, Direktur Bintek Jalan dan Jembatan Kunjungi PT KPA
Aspal murni produk PT KPA dalam kemasan 50 kilogram.

Namun dia berharap agar aspal Buton digunakan daerah sendiri agar lebih hemat transportasinya walaupun kalau diekspor lebih besar nilainya.

HRD PT KPA Andi mengatakan target sampai akhir tahun 2023 akan diproduksi 30 ribu ton, melayani tujuh provinsi di Indonesia diantaranya Sultra, Sulsel, Riau, Kaltim, Kalteng, Jabbar dan Jateng.

“Sementara target 100 ribu ton target nasional namun ini akan menjadi perhatian dari perusahaan,”katannya.

Untuk proses produksi sendiri dikatakanhya semua menggunakan aspal lokal dan dikelola hingga menjadi aspal murni tidak ada campuran dari bahan impor.

“Produk kami asli gunakan aspal Buton yang diolah menjadi full aspal extracted,”tandasnya.

Hrd PT KPA bersama jajarannya mendampingi Dirjen bintek jalan dan jembatan melakukan peninjauan di lapangan mulai dari proses awal hingga hasil akhir menjadi full aspal extracted / aspal murni.

Hadir saat kunjungan Kadis PU Buton M Wahyuddin, Staf Ahli Investasi, para rekanan.

Tinggalkan Balasan