BUTON,FAKTASULTRA.ID – Kabupaten Buton ditunjuk menjadi tuan rumah Jambore Pemuda Indonesia (JPI) mewakili Sultra pada November 2022 mendatang.
Pemuda-pemudi berprestasi dari seluruh provinsi di Indonesia akan datang di Kabupaten Buton.
Pemuda dari setiap provinsi yang mengikuti JPI merupakan pemuda-pemuda terbaik hasil seleksi di provinsi masing-masing.
Plt Kadispora Pemprov Sultra Dra. Andi Asniwati mengatakan dari 17 kabupaten/Kota di Sultra Buton ditunjuk menjadi tuan rumah Jambore Pemuda Indonesia sekaligus dengan pelaksanaan Porprov 2022 mendatang.
“Sebenarnya Buton itu bukan direncanakan, dari sekian banyak kabupaten/kota pilihan jatuh di Kabupaten Buton karena lokasi
Buton cocok untuk perkemahan itu sangat bagus disamping itu dukungan masyarakat dan pemeritah daerah sangat mendukung, apalagi saat ini Buton sedang persiapan Pekan Olahraga Provinsi jadi akan digelar sekaligus dua kegiatan,”ujarnya saat meninjau lokasi stadion di Pasarwajo, Buton minggu (31/01).
Kata dia sudah dipastikan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) nanti akan digelar di Kabupaten Buton, ini sudah ditetapkan di Provinsi tinggal gubernur menjawab kesiapannya di Kementrian.
“Sudah ditetapkan di Provinsi, jadi insyaallah tuan rumah JPI di Kabupaten Buton,”ujarnya.
Kata dia Kabupaten Buton saat ini persiapan Porprov sehingga akan digelar satu kali dua kegiatan Porprov dan JPI tahun 2022 mendatang.
Dijelaskannya untuk persiapan JPI dan Porprov Gubernur meninjau lokasi Pekan olahraga Provinsi yang dibangun di Buton seluas 12 ha untuk stadion yang akan menampung seluruh kegiatan dan semua cabang olahraga.
“Tahun ini Pemprov membantu anggaran Rp 30 millar untuk gor namun baru tahap awal karena pembiayaannya akan lebih besar lagi, bukan hanya dari Pemprov tapi Pemda juga,”ujarnya.
Kadispora Buton Laode Zainudin Napa mengatakan Buton digadang-gadang sebagai calon tuan rumah kegiatan Jambore Pemuda Indonesia yang akan diikuti pemuda dari 34 provinsi.
“Yang ditinjau gubernur saat ini untuk kegiatan Dispora ada dua persiapan JPI dan Porprov, kebetulan setelah pemprov melihat 17 kabupaten/kota Buton digadang-gadang calon tuan rumah JPI,”ujarnya.
Untuk itu gubernur meninjau kompleks sarana olahraga luasnya ada 12 ha di Takimpo, didalamnya ada stadion, gor, kolam renang dan wisma atlit.
“Salah satu syarat pelaksanaan Porprov harus ada tiga yakni Gor, Kolam renang dan wisma atlit, sehingga tiga itu diutamakan dilokasi 12 ha ini,” ujar Zainudin napa.
Selanjutnya yang akan dibangun di lahan tersebut sarana penunjang lainnya misalnya dilokasi ini harus ada mushola, area publik untuk pengghijauan sehingga sarana olahraga tidak gersang.
“Saat ini baru tahap pematangan lahan tapi tahun ini, pembangunan GOR kami lelang anggarannya dari pemprov,”bebernya.
Kata dia lagi jika gedung expo selesai maka bisa digunakan untuk kelengkapan Persiapan JPI juga porprov, gedung expo bisa digunakan untuk mendukung porprov olahraga indor 12 cabang, malau untuk untuk JPI digunakan untuk pameran dan seminar dengan anggaran 15 miliar.
Dia berharap agar masyarakat mendukung kegiatan ini khususya penataan kawasan lahan.











