
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Guna menekan Kasus kekerasan perempuan dan anak di bawah umur di Kabupaten Buton, Bupati Buton Drs La Bakry M.Si dan Kapolres Buton AKBP Gunarko SIK.M.Si tandatangani Memorandum of Understanding (MOU).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Buton Iis Elianti, Kepala DP3A Ilham Habinibo,Asisten I Setda Buton Alimani S.Sos, serta Kasatreskrim Polres AKP Dedi Hartoyo.S.Pi. Kegiatan di gelar digedung serbaguna wakaka, senin(07/12/2020).
Bupati dan Kapolres Buton menandatangani MOU antara Pemerintah Daerah dan Polres Buton tentang Penanganan kasus kekerasan pada perempuan dan Anak. Rencana Aksi Daerah (RAD) tentang penajaman program dan kegiatan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Buton tahun 2020
Kapolres Buton AKBP Gunarko SIK M.Si mengatakan pihak kepolisian akan mendukung setiap kegiatan dalam rangka mendukung penanganan terhadap kasus anak, khususnya kepolisian akan sama – sama satu visi untuk mewujudkan Kabupaten layak Anak.
Di Buton lanjut dia kasus anak cukup banyak diantaranya penganiayaan melibatkan anak usia dibawah 17 tahun, pencabulan, ini harus menjadi konsen dan perhatian semua elemen agar masa depan generasi muda yang akan meneruskan perjuangan sudah harus disiapkan dari sekarang.
“Namun sebisa mungkin jika ada permasalahan anak, hukum jadikan alternatif terakhir untuk penyelesaian kasus anak,”Harapnya.
Ia menghimbau agar kasus perempuan dan anak sebelum dibawah kerana hukum dilakukan mediasi terlebih dahulu untuk mencari solusi.”kalau masalahnya di sekolah cukup diselesaikan di sekolah, kalau desa cukup di desa saja, hukum itu jadikan alternatif terakhir,”ujarnya.

Bupati Buton La Bakry mengatakan sudah menjadi program seluruh masyarakat bahkan di dunia bagaimana menciptakan kehidupan yang layak anak.
“Kita menempatkan anak pada posisinya, sebagai orang tua kita punya tanggung jawab, memperhatikan anak itu harus menjadi gerakan,”ujarnya.
Dia berharap melalui Forum Anak Daerah (FAD) yang dilantik beberapa waktu lalu dapat menjadi pelopor untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi anak, memperhatikan anak agar mendapatkan haknya menuju Kabupaten layak Anak.
“Memperhatikan anak agar mendapatkan hak-hak nya terutama bagi tim forum anak sampaikan ini ke RT/RW, Desa/kelurahan ,Kecamatan, agar Buton jadi Kabupaten layak anak bahkan hingga dunia jadi tempat yang layak bagi anak,”pintanya.
Dia berharap agar kegiatan dapat diikuti dengan sebaik mungkin agar daerah Buton menjadi Kabupaten Layak Anak.











