
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Bupati Buton drs La Bakry M. Si tetap menekankan pendidikan jarak jauh (PJJ) bagi sekolah yang saat ini sedang melakukan Proses Belajar Mengajar, hal ini dikatakannya ketika menggelar rapat bersama seluruh kasek di kantor bupati Buton senin( 28/09/2020).
Kata dia meskipun saat ini Buton masuk dalam zona kuning namun harus tetap waspada dan mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dibolehkannya menggelar pembelajaran tatap muka secara langsung namun harus dengan persetujuan orang tua siswa.
“Edaran Mentri Pendidikan pada zona kuning dan hijau pembelajaran boleh tatap muka langsung namun harus dibicarakan dengan orang tua siswa, tapi harus diingat jika 30 siswa harus dibagi dua dengan dengan protokol kesehatan,”katanya.
Kata dia pendidikan kepada anak-anak sekolah sangat penting apalagi sudah enam bulan lamanya para siswa hanya bida belajar dari rumah.
“Kita harapkan anak didik kita jangan terlalu ketinggalan, sehingga walaupun proses belajar mengajar di masa covid harus dapat dilaksanakan meskipun dengan keterbatasan menghadapi covid – 19,”tuturnya.
Bupati Buton La Bakry jufa mengatakan pertemuannya dengan para kasek dalam rangka menyatukan kesatuan gerak yang disampaikan Presiden Indonesia dan dimonitor langsung penerapan peraturan Kepala daerah dalam rangka penanganan covid-19.
“Covid ini tidak kelihatan, sudah enam bulan para siswa belajar dirumah, begitu juga guru-guru tidak maksimal dalam memberikan pendidikan kepada siswa, ,”katanya.
Namun dia berpesan kepada para guru-guru agar tetap semangat dalam mengajar baik dengan keliling ataupun online jika tidak bisa tatap muka.
Wabup Buton Iis Elianti mengatakan sebelum menggelar rapat dengan guru, pemerintah daerah juga menggelar rapat dengan Forkopimda dengan Lurah dan camat.
“Saat sekarang dengan guru untuk kelangsungan pendidikan di Buton, saya akan menekankan pembelajaran jarak jauh tetap dilakukan dan dioptomalkan,”pintanya.
Kata dia sekarang Buton zona kuning bisa tatap muka tapi tetap optimalkan pendidikan jarak jauh kalau ingin tatap muka bangun komunikasi dengan orang tua.
Dia meminta agar kerjasama dalam masa pandemi tetap bisa laksanakan sehingga para siswa tetap mendapatkan pendidikan yang baik.
Sekda Buton Ir Laode Zilfar Djafar mengatakan kecerdasan kehidupan berbangsa itu tanggung jawab pendidik karenanya meskipun dimasa oandemi pendidik harus tetap majukan pendidikan di Buton.
“Pendidikan tidak hanya formal saja di sekolah tapi di luar sekolah sekarang dihadapkan dengan permasalahan covid-19,
sementara masalah kecerdasan anak-anak harus diutamakan,”ujarnya.
Iapun mengimbau jika para guru ingin melaksanakan pendidikan dengan tatap muka maka ada kesepakatan dengan orang tua.











