
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Bupati Buton drs La Bakry M. Si meletakan batu pertama pembangunan asrama terpadu MAN 1 Buton di kelurahan Awainulu kecamatan Pasarwajo, Buton senin (28/09/2020).
Pembangunan ini ditargetkan akan rampung pada 29 desember 2020.
Ketika menyampaikan sambutannya Bupati Buton mengatakan terimakasih atas upaya yang dilakukan Kementerian Agama Buton untuk meningkatkan nilai keagamaan di zajirah Buton.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih dan Penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementrian agama dalam upaya meningkatkan keimanan di zajirah Buton ini,”ujarnya.
Kata dia pemerintah daerah akan terus membantu semua program kementrian bahkan rencananya pembangunan perguruan tinggi di Kabupaten.
“Kalau rencana perguruan tinggi Islam akan dibangun rumah pemerintah bisa menyiapkan lahan tanah 10 hektar di desa Galanti Kecamatan Wolowa, karena masyarakat menginginkan untuk dibangunkan perguruan tinggi,”ujar Bupati Buton.
Iapun berharap pembangunan asrama terpadu tersebut menjadi amal jariyah bagi pemerintah, individu dan semua yang terlibat untuk menjadikan tempat ini menjadi tempat menghafal Alquran bagibpara hafiz.
“Mudah-mudahaan tempat ini nanti mencetak stok Hafiz Quran, saya menyambut baik pembangunan ini semoga Kementerian terus membangun yang kedua, ketiga dilanjutkan terus sehingga kita bisa maju,”harapnya.
Kepala Menag Buton H Mansur S. pd MA mengatakan ide awal membangun asrama terpadu tersebut sejak tiga tahun lalu melihat pengembangan kegiatan keagamaan di eks kesultanan Buton sangat lemah sehingga masyarakat mempunyai keinginan untuk meningkatkan kegiatan keagamaan salah satunya membangun perguruan tinggi islam.
“Saat ini pembangunan asrama terpadu, selain kota Kendari dan diprioritaskan di zajirah Buton, Kita ingin memperkuat peradaban islam,”katanya.
Kalau peradaban islam ini dikuatkan maka peradaban islam yang dinilai lemah di zajirah Buton akan semakin kuat.
Kedepan Kementerian Agama akan membangun laboratorium terpadu dengan anggaran rp 9 miliar untuk meningkatkan pengetahuan para siswa dan siswi.
“Untuk asrama terpadu ini bisa ditempati 40-80 santri yang akan tertampung disini,”katanya.
Dia juga meminta dukungan semua agar pelaksanaan pembangunan dapat terealisasi begitu juga dengan rencana pembangunan laboratorium terpadu mendatang.
Dia berharap penggunaan pembangunannya pada 30 desember mendatang sehingga dapat segera digunakan pada 1 januari 2021.
Pantauan kami Peletakan batu pertama pembangunan asrama terapdu MAN 1 Buton melalui program SBSN tahun 2020 digelar sekitar pukul 09.30 wita yang dihadiri para jajaran Kemenag Buton, tokoh masyarakat dan agama di Buton.











