
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Dinas Pariwisata Buton menggelar pelatihan pemandu wisata kuliner pada 40 pelaku usaha di Kalibiru dan Letter Buton yang dilaksanakan di gedung dive senter Pasarwajo, Buton. Kamis(24/09/2020).
Plt Kadis Pariwisata Buton Rusdi Nudi mengatakan pelatihan yang digelarnya untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku usaha agar mengetahui standar pelayanan yang berkualitas, standar penyajian yang berkualitas dan standar pemberian informasi.
“Para peserta dari pelaku usaha di Kalibiru dan Leter Buton ini untuk mendukung wisata teluk Pasarwajo,”katanya.
Pelatihan pesertanya dari kali lakua dan letter dan Buton untuk mendukung wisata teluk Pasarwajo, tujuannya agar pelaku usaha memiliki kemampuan dan pengetahuan standar pelayanan yang berkualitas, standar penyajian yang berkualitas dan standar pemberian informasi.
Sementara pemateri dari Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Sultra, Asesor Dekrnasda, Dinkes, perrindag, himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)
“Pelatihan akan digelar selama tiga hari agar pelaku usaha mengetahui kualitas dan pelayanan wisatawan,”katanya lagi.
Dinas pariwisata sudah memetakan ada empat kawasan destinasi wisata diantaranya Wabula, Lambusango ada 37 air terjun , teluk Pasarwajo dan Batu terbelah di Koguna Lasalimu Selatan.
“Untuk menunjang pariwisata teluk maka dilatih para pelaku usaha kuliner, karena kalau jalan-jalan pasti akan makan,”ujarnya.
Namun dia juga meningkatkan agar dalam melakukan pelayanan jangan memberikan kesan hanya sekali masuk ke tempat pariwisata.
Plt Kadis pariwisata Dinas pariwisata Buton juga berharap tahun 2021 bukan lagi melakukan promosi pariwisata namun Dinas Pariwisata sudah menjual potensi pariwisata di Buton.
Bupati Buton yang di wakili Asisten I Setda Buton Alimani mengapresiasi pelatihan yang digelar pasalnya ini akan mendukung potensi pariwisata di Buton apalagi saat ini pemerintah daerah sudah memetakan destinasi pariwisata di Buton.
“Para peserta harus mengikuti pelatihan ini dengan baik dan sungguh-sungguh agar peserta dapat memberikan nilai manfaat salah satunya dengan menciptakan inovasi baru secara higienis dan modern,”katanya.
Katanya lagi kreatifitas dari peserta akan menjadikan ciri khas kuliner di Buton, begitu juga dengan daerah lainnya disesuaikan dengan potensi daerahnya.
Iapun mengingatkan agar masa pandemi saat ini harus mematuhi protokol kesehatan apalagi ada surat gubernur protokol kesehatan.
Permohonan maaf Bupati, Wabup dan Sekda saat ini sementara mengikuti pelantikan pejabat Bupati Buton di beberapa daerah di Kendari memasuki masa Pilkada serentak pada 9 desember nanti.











