Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Malu, Warga Lapandewa Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Malu, Warga Lapandewa Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap
Malu, Warga Lapandewa Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap
Gambar Ilustrasi

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Malu menanggung aib, WL (18), warga Desa Lapandewa Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan tega membuang bayi hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.

Bayi laki-laki itu ditemukan ditumpukam sampah dalam kondisi tidak bernyawa. Mayat bayi itu ditemukan tepat di belakang rumah milik La Joni, warga Dusun Lakone, desa Umalaoge, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Kamis (3/9/2020).

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo, S.Pi. mengatakan pelaku yang membuang bayi inisial WL (18 ), warga desa Lapandewa Kecamatan Lapandewa Busel.

“Dari hasil pemeriksaan pelaku WL(18) tega membuang bayinya karena malu hasil hubungan gelap dengan pacarnya,”terang Dedi ketika dihubungi jumat (04/09/2020).

Dia menjelaskan dari kesaksian pelaku pada hari Minggu tanggal 31 Agustus 2020 pukul 16.00 Wita pelaku melahirkan di rumah kakaknya di dusun Langkone ,desa Umalaoge, kec. Lasalimu selatan Buton dan pada waktu melahirkan bayi tersebut dalam keadaan hidup.

“Bayi tersebut dalam keadaan hidup saat dilahirkan namun tersangka menyimpan bayinya di dalam kantung plastik warna hitam dalam keadaan teriikat dan disimpan di ember kemudian bayi tersebut di buang di belakang rumah di tempat pembuangan sampah,”katanya lagi.

Saat ini lanjut dia aparat kepolisian telah melakukan penangkapan terhadap tersangka, pelaku dikenakan pasal 80 ayat (3) Jo pasal 76C UU no. 23 Tahun 2002 tentang UU Perlindungan Anak.

Pada saat tersangka datang di desa Umalaoge, kecamatan Lasalimu selatan, kabupaten Buton , dari Desa Lapandewa tersangka sudah keadaan hamil 5 bulan.

“Pada waktu tersangka melahirkan Bayi tesebut tanpa bantuan dari Medis maupun Dukun, tersangka melahirkan sendiri,”ungkapnya.

Aksi kejamnya itu terkuak setelah warga setempat, Sandi (13) sedang mencari plastik teh gelas bersama temannya. Di saat perjalanan pulang, mereka melihat bayi terlantar di tempat tumpukkan sampah.
Kemudian lelaki Sandi menyampaikan kepada Ibunya, Masni (37) warga desa Umalaoge sehingga disampaikan kepada kepala desa setempat, Laode Muliadin.

Setelah warga memastikan temuan itu, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tinggalkan Balasan