
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Buton sementara mempersiapkan lelang untuk mengisi jabatan Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Mainawa.
Kabag Ekonomi dan SDA Setda Buton H Abdul Rais mengatakan Lelang Perusda Mainawa sudah disiapkan tinggal menyusun tim uji kelayakan dan kepatutuan (UKK) dan tim psikotes yang harus terpisah dengan tim UKK.
“Jadi didalam seleksi itu sebelum uji kelayakan dan kepatutan, bersamaan dengan uji psikotes karena belum ada anggaran maka kita tunggu di perubahan nanti,”ujarnya ketika ditemui senin(24/08/2020).
Dijelaskannya saat ini kendalanya karena anggaran yang disiapkan tidak termasuk tim psikotes karena hasil presentasi di biro ekonomi Pemprov terpisah UKK dan psikotes sehingga harus menunggu di anggaran perubahan.
“Ada beberapa tahapan yang akan dilakukan untuk penjaringan seleksi direksi dan dewan pengawas Perumda Buton. Memang dokumen sudah disiapkan tapi penganggarannya kami menunggu perubahan anggaran insya Allah tahun ini sudah bisa digelar,”katanya.
Untuk tim UKK dan psikotes ada dari tim independen perguruan tinggi juga dari biro ekonomi Sultra yang namun yang melakukan psikotes sudah menelusuri lembaga-lembaga yang ada di Kendari ada beberapa yang sering mengadakan tes – tes untuk seleksi bahkan Di Buton sendiri ada di UMB.
Dia juga menambahkan untuk mendapatkan penyertaan modal nanti perumda harus membuat pertanggungjawaban modal sebelumnya sesuai dengan regulasi yang ada. Walaupun demikian pemerintah daerah tetap mencari atau melakukan langkah agar tidak menjadi kendala untuk mengajukan permintaan penambahan pernyataan modal.
Sementara itu kata dia lagi
untuk Direktur PDAM tanpa lelang lagi dan direktur saat ini Laode Sabarudin tetap memimpin PDAM Buton ketiga kalinya.











