Memberitakan Dengan Fakta

1,3 Ton Miras Kembali Dimusnahkan Polres Buton

1,3 Ton Miras Kembali Dimusnahkan Polres Buton
1,3 Ton Miras Kembali Dimusnahkan Polres Buton
Kapolres Buton AKBP Adi Benny Cahyono SIK, Bupati Buton La Bakry, Wakapolres, Kajari, Mewakili Dandim, Ketua PN, tokoh agama saat memusnahkan 1,3 ton miras di Polres Buton, selasa(18/08/2020).

BUTON, FAKTASULTRA. ID – Kepolisian Resort (Polres) Buton kembali memusnahkan 1,3 ton miras lokal dan pabrikan yang berhasil diamankan aparat kepolisian saat menggelar razia sejak januari 2020.

Miras yang dimusnahkan berupa 1031 liter miras tradisional dan miras pabrikan 316 botol dengan berbagai merk.

Kapolres Buton AKBP Adi Benny Cahyono SIK mengatakan alkohol yang dimusnahkan merupakan BB yang berhasil disita aparat selama tahun 2020.

“Ini semua barang bukti alkohol yang berhasil disita sejak januari 2020 hingga saat ini,”bebernya.

Kata dia sejak bertugas di Buton ada tiga hal yang menjadi komitmen dan akan ditegakkannya pertama Buton bebas dari premanisme bisa berdasi atau kejahatan jalanan, bebas miras dan narkoba.

“Untuk narkoba wiliayah kita sangat amat teramat kecil jadi masih bisa diatasi, untuk premanisme masih normal tingkat kejahatan juga kecil tapi yang menjadi antensi khusus adalah miras, karena ini sangat melekat di masyarakat,”terangnya.

Dijelaskannya mengkonsumsi miras tidak ada baiknya dapat merusak apalagi harganya mahal Rp 500 ribu jerigen namun untuk memberantas ini Polres tidak bisa bekerja sendiri harus ada campur tangan dari semua stacholder.

Dia berharap setelah pemusnahan miras tidak ada lagi miras para camat kumpulkan kadesnya dan pihaknya juga akan mengumpulkan kapolsek agar sama – sama memerangi miras ini.

“Semua wilayah Buton kalau perlu minggu ini kita berdeklarasi agar miras tidak ada lagi,ini merusak,”katanya.

Bupati Buton La Bakry memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang kesekian kalinya sudah memusnahkan miras.

“Ini melindungi masyarakat dari bahaya miras apalagi dampaknya sangat banyak sekali, alhamdulillah setiap pergantian Kapolres memberantas miras selalu jadi atensinya,”katanya.

Dia juga mengatakan sudah berdiskusi dengan semua pihak agar miras lokal diganti dengan produk lain namun kelemahannya pada nilai ekonomis masih rendah dan lama lakunya.

“Pemusnahan ini semata – mata niatnya untuk kepentingan masyarakat jika masuk di perut dan otak anak muda maka generasi kita akan rusak,”kata dia lagi.

Diapun mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Polres mudah-mudahan ini tidak ada lagi.

“Semoga ini terus menjadi gerakan yang tidak ada henti-hentinya kita perangi miras,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan