
KENDARI, FAKTASULTRA. ID – Enam Atlet Kempo Perkemi Sultra Ikuti Kejurnas Piala Kemenpora, pelaksanaan kejuaraan virtual untuk atlet Sultra ini digelar di kantor Balai Monitoring Frekuensi Radio di Kendari, demikian halnya peserta dari provinsi lainnya, juga digelar di Kantor balai frekuensi di daerah masing-masing.
Harmin Ramba mengatakan, kejuaraan an an-nas kenal tandoku ini adalah hal yang sangat positif karena memberikan kesempatan kepada para atlet untuk mengukur kualitas dan penerapan teknik-teknik yang dipelajari selama ini.
“Selanjutnya, melalui keikutsertaan Sultra dalam kejuaraan ini sebagai ajang ujicoba prestasi bagi atlet karena ini skala nasional sehingga bisa mengukur kemampuan dengan atlet provinsi lain,” katanya.
Terkait target juara kata Harmin, itu bukan hal yang utama tetapi paling tidak para Kenshi Sultra memiliki kesempatan dan peluang untuk terus tampil pada ajang-ajang nasional dan menjadikan pengalaman untuk senantiasa mengasah kemampuan para atlet.
“Saya memiliki komitmen besar untuk terus mengembangkan olahraga kempo di Sultra ini. Yang sedang kita kejar saat ini adalah pembinaan atlet merata di semua kabupaten kota,” katanya.
Pembukaan Kejurnas tandoku memperebutkan piala Kemenpora ini dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Johnny Plate yang dilakukan secara virtual di Jakarta dan diikuti seluruh provinsi se-Indonesia.
Pengurus Provinsi (Pengprov) Persaudaraan Kempo Indonesia (Perkemi) Sulawesi Tenggara (Sultra), menurunkan enam atlet mengikuti kejuaraan nasional “Tandoku Virtual” memperebutkan Piala Menkominfo, 13-15 Agustus 2020.
Ketua Pengprov Perkemi Sultra, Harmin Ramba, Kamis, mengatakan enam atlet tersebut adalah Alditiya, Almawati, Mery Adriani Anas, Ahmad Riadi, Muh Fitra Firmanyah, Ade Astrid.
Enam atlet tersebut mengikuti lima nomor pertandingan yakni Alditiya dan Almawati yang tampil di kategori tandoku solo kyu kenshi atau perorangan putra dan putri.
Ahmad Riadi dan Mery Adriani Anas tampil dikategori tandoku solo yudhansa I DAN putra dan putri, kemudian Alditiya, Muh Fitra Firmansyah dan Ade Astrid tampil kategori embu solo beregu campuran.
Untuk pelaksanaan kejuaraan virtual untuk atlet Sultra ini digelar di kantor Balai Monitoring Frekuensi Radio di Kendari, demikian halnya peserta dari provinsi lainnya, juga digelar di Kantor balai frekuensi di daerah masing-masing.
Ketua Perkemi Sultra, Dr Harmin Ramba, mengatakan kejuaraan an an-nas kenal tandoku ini adalah hal yang sangat positif karena memberikan kesempatan kepada para atlet untuk mengukur kualitas dan penerapan teknik-teknik yang dipelajari selama ini.
“Selanjutnya, melalui keikutsertaan Sultra dalam kejuaraan ini sebagai ajang ujicoba prestasi bagi atlet karena ini skala nasional sehingga bisa mengukur kemampuan dengan atlet provinsi lain,” katanya.
Terkait target juara kata Harmin, itu bukan hal yang utama tetapi paling tidak para Kenshi Sultra memiliki kesempatan dan peluang untuk terus tampil pada ajang-ajang nasional dan menjadikan pengalaman untuk senantiasa mengasah kemampuan para atlet.
“Saya memiliki komitmen besar untuk terus mengembangkan olahraga kempo di Sultra ini. Yang sedang kita kejar saat ini adalah pembinaan atlet merata di semua kabupaten kota,” katanya.
Pembukaan Kejurnas tandoku memperebutkan piala kemenpora ini dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informasi yang dilakukan secara virtual di Jakarta dan diikuti seluruh provinsi se-Indonesia.











