
KENDARI,FAKTASULTRA.ID – PT Pertamina (Persero) memastikan distribusi atau pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki era new normal tetap aman dan lancar.
“Langkah pengamanan stok dan peningkatan kehandalan distribusi terus dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM ke depannya,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan, Senin(06/07/2020).
Disebutkan, Ketahanan stok BBM untuk wilayah Sultra saat ini lebih dari 14 hari, tetapi secara garis besar konsumsi BBM di Sulawesi masih belum kembali normal.
“Perhitungannya diambil dari rerata penyaluran normal yaitu sepanjang bulan Januari hingga Februari 2020 dibandingkan dengan rerata penyaluran saat era New Normal yang dimulai dari bulan Juni,” ujarnya.
Disebutkan, tingkat konsumsi BBM di Sultra yakni konsumsi Gasoline sebanyak 718 KL/hari dan Gasoil sebanyak 250 KL/hari.
Melihat tren saat ini, Hatim memprediksi akan mulai terjadi peningkatan konsumsi BBM dalam beberapa bulan ke depan.
“Seiring dengan semakin meningkatnya aktifitas masyarakat, kami prediksi konsumsi BBM juga akan semakin meningkat,” lanjutnya.
Terkait peningkatan konsumsi BBM, Hatim memastikan akan dibarengi dengan upaya Pertamina untuk terus meningkatkan pelayanan dan pasokan BBM.
“Kami pastikan pasokan untuk tetap terjaga,” katanya.
Hatim juga menghimbau agar masyarakat tetap bijak dalam penggunaan BBM untuk aktifitas sehari-hari.
“Masyarakat juga dapat turut berperan aktif dalam mengawasi distribusi dan penggunaan BBM dengan melaporkan jika terjadi kecurangan ke Call Center Pertamina 135,” tutup Hatim.











