Memberitakan Dengan Fakta

Gubernur Sultra Tetap Menolak TKA Cina

Gubernur Sultra Tetap Menolak TKA Cina
Gubernur Sultra Tetap Menolak TKA Cina
Gubernur Sultra H.Ali Mazi SH

KENDARI,FAKTASULTRA.ID – Gubernur Sultra H.Ali Mazi SH tetap menolak kedatangan 500 WNA/TKA Tiongkok sampai Pemerintah Pusat menyatakan Indonesia benar-benar bersih dari pandemi Covid-19.

Jubir Gubernur Sultra Ilham Q. Moehiddin mengatakan Gubernur Sulawesi Tenggara, menolak menanggapi pernyataan ambigu dari Aris Wahyudi, Plt. Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, mengenai kehadiran 500 WNA/TKA Tiongkok.

Aris Wahyudi, melalui salah satu laman media 30 April 2020, memastikan 500 WNA/TKA Tiongkok itu akan datang ketika pemerintah telah mencabut status pembatasan transportasi.

Sementara itu kata dia Gubernur Sultra Ali Mazi, telah menggunakan hak konstitusinya sebagai Kepala Pemerintahan yang siap melindungi rakyat Sulawesi Tenggara, sesuai Keppres Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat.

Gubernur Sultra Tetap Menolak TKA Cina

Dari delapan kebijakan Presiden Joko Widodo yang diterbitkan terkait kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia, Gubernur Sultra Ali Mazi juga merujuk pada Keppres Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19; Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19; dan Keppres Nomor 12 tahun 2020 tentang Penetapan Bencana non-alam Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional.

Dengan demikian,lanjut dia Gubernur Sultra tak ingin berpolemik dan tetap menolak kedatangan 500 WNA/TKA Tiongkok sampai Pemerintah Pusat menyatakan Indonesia benar-benar bersih dari pandemi covid-19.

Tinggalkan Balasan