Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

AKBP Gunarko : “Percepatan Vaksinasi dan Pemulihan Ekonomi Program Prioritas Kami Saat Ini,”

AKBP Gunarko : "Percepatan Vaksinasi dan Pemulihan Ekonomi Program Prioritas Kami Saat Ini,"

“Percepatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi merupakan program yang akan dilakukan dalam waktu dekat, saya minta seluruh dinas dan instansi terkait mempersiapkan semuanya,” ujar Kapolres Buton.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Buton,AKBP Gunarko,S.I.K.,M.SI saat bertemu dengan Bupati Buton,Drs La Bakry,M.Si di Rumah Jabatannya di Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton, tidak hanya Bupati dan Kapolres Buton saja, terlihat Direktur RSUD Kabupaten Buton dr.Ramli Code bersama Kadis Kesehatan H. Djufri D, M.Kes lakukan koordinasi.l, Kamis (03/06).

Kapolres mengatakan, percepatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi merupakan program awal kepemimpinannya di tengah pandemi Covid-19 yang sudah sangat berdampak terhadap seluruh sektor kehidupan.

Ditekankan, pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020 lalu mempengaruhi semua aspek sehingga diperlukan langkah penanganan yang cepat dan tepat agar penyebaran berkurang dan ekonomi kembali pulih.

“Saya berharap, agar seluruh instansi terkait bekerja bersama-sama menyukseskan visi misi mewujudkan Kabupaten Buton yang bebas dari Covid-19, semua harus bergerak cepat sehingga bisa mewujudkannya,” ucapnya

Sementara itu dr Ramli Code menjelaskan, pemeriksaan kriteria pasien di kategorikan positif apabila sudah ada hasil laboratorium, perketat di meja skrening pada pelaksanaan vaksinasi untuk menghindari gejala KIPI.

“Tenaga medis adalah pengabdian tanpa batas kita harus membuat inovasi dalam pelaksanaan vaksinasi untuk meningkatkan animo masyarakat agar siap vaksinasi,”ujarnya.

Dilanjutkan oleh Kadis kesehatan H.Djufri D, M.Kes bahwa pelayanan vaksinasi di laksanakan di sekolah-sekolah dan kantor desa selain di puskesmas agar setiap pengunjung puskesmas agar di laksanakan Swab.

“terkait signal bukan merupakan salah satu hambatan agar di buat manual, masalah kipi, jangan takut ada dokter yang menangani,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan