Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Kwalitas Air Kotor, Warga Pasarwajo Demo PDAM Tirta Buton

Kwalitas Air Kotor, Warga Pasarwajo Demo PDAM Tirta Buton

FAKTASULTRA.ID,BUTON – Warga di Pasarwajo Kabupaten Buton, sudah sebulan ini menerima keadaan air PDAM Tirta Buton yang mengalir ke rumahnya dengan kondisi kotor.

Kondisi air yang kotor membuat warga kini mengalami krisis air bersih sebab tak layak untuk dikonsumsi, Meski air yang mereka terima tak layak, warga tetap dibebankan tagihan air.

Senin (24/05) puluhan massa dari Gerakan penyalur aspirasri rakyat buton
(GAPAR) melakukan aksi demonstrasi terkait pelayanan PDAM di kantor Bupati Buton.

Korlap aksi Abdul Hamid mengatakan massa melakukan aksi demonstrasi pasalnya pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buton buruk.

“Air yang dikonsumsi masyarakat keruh dan kotor, tidak layak untuk digunakan makan dan minum,”ujarnya.

Massa meminta pelayanan PDAM diperbaiki jika tidak mampu maka direktur PDAM mundur dari jabatannya.

Salah seorang warga Pasarwajo, Alisah mengatakan sebulan lebih air yang mengalir dirumahnya dalam keadaan kotor tidak layak untuk digunakan minum dan memasak.

“Air yang dialirkan saat ini kotor di bak penampungan rumah kami kuning walaupun habis di kuras, kalau mau dimasak airnya berasa, ini sangat tidak sehat,”katanya.

Kondisi ini lanjut dia sudah dirasakan sejak sebulan lebih air yang mengalir tidak layak untuk digunakan. “Kalau mencuci pada pakain yang berwarna putih harus dipisahkan, baju bisa ikut kotor,”ujarnya.

Dijelaskannya air yang mengalir bercampur dengan lumpur tanah sehingga berwarna kuning kalau diendapkan juga airnya masih bewarna keruh.

Asisten I setda Buton Alimani S.Sos M.Si yang menemui massa mengatakan sudah menampung aspirasi warga.”Paling tidak minggu ini kita akan memanggil pihak PDAM untuk menjawab ini,”tegasnya.

Direktur PDAM Buton Sabaruddin ketika dihubungi mengatakan pihak PDAM sudah melakukan pelayanan bahkan air mengalir terus namun terkait keluhan warga yang menerima air keruh itu karena musim hujan.

“Air keruh itu karena musim hujan,”ujarnya.

Hal senada juga dikatakan kepala Unit PDAM Pasarwajo Nuhril Ama, ia mengatakan pelayanan PDAM di Pasarwajo sudah 24 jam karena menggunakan air gravitasi dari kancinaa sejak tanggal 24 April yg lalu.

“Hanya saja sekitaran minggu lalu sumber air kami agak keruh karena hujan selama beberapa hari sampai banjir disekitaran mata air, tapi saat ini sudah mulai berkurang,”ujarnya.

Lanjut dia beberapa hari yang lalu pipa bocor saat menjelang min 2 lebaran tapi belum dilakukan perbaikan pasalnya suplai air ke pelanggan masih cukup nanti setelah hari senin tamlnggal 17 mei lalu baru dilakukan perbaikan.

“Tanggal 17 mei lalu suplai air ke pelanggan berhenti karena perbaikan pipa dari pagi sampai sore dan ini bukanlah kali pertama kami melakukan perbaikan seperti ini,”terangnya,

Terkait pembayaran air katanya lagi sudah sesuai dengan pemakaian pelanggan, apalagi saat ini sudah 24 jam tiap putar kran pasti air mengalir.

“Jadi kami himbau kepada pelanggan untuk hemat menggunakan air,pake air seperlunya,karena penggunaan air tidak sama dengan mengunakan listrik PLN, air setiap saat digunakan tanpa sadar kita menggunakan air yang banyak, sekali lagi kami himbau kepada pelanggan PDAM Buton untuk gunakan air seperlunya,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan