“Untuk masyarakat, tetap tenang dan jangan panik, tingkatkan kewaspadaan, segera lapor ke Polsek terdekat, babinsa atau bhabinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing jika mendapatkan informasi atau gerak gerik yang mencurigakan”ujar Kapolres Buton, AKBP Gunarko.,S.I.K.,M.Si, Rabu (31/03).
Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buton dan Buton Selatan untuk tidak panik pasca-terjadinya aksi dugaan bom bunuh diri yang terjadi di Makasar, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.
Dia menyebut Pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sejauh ini terus melakukan penindakan terhadap para kelompok teroris. Hal itu merupakan komitmen dari Korps Bhayangkara untuk memberangus para jaringan-jaringan tersebut.
Selain itu lanjut dia, aparat kepolisian di Polres Buton telah mengefektifkan kembali kegiatan setiap hari, terutama di pintu-pintu masuk perbatasan Kabupaten maupun Kecamatan, di spot-spot lokasi atau tempat rawan kamtibmas di masing-masing wilayah.
Kata dia lagi saat ini aparat juga melakukan operasi dengan sasaran penyakit masyarakat (pekat) dan kegiatan-kegiatan cipta kondisi menjelang bulan puasa nanti, hal inu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat..
“Hingga saat ini operasi pekat sementara berjalan, apapun jenis kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku yang melanggar hukum akan tetap kami amankan, ini demi terwujudnya kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Buton” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang sedikit pun bagi pelaku premanisme, kekerasan, intoleransi, dan radikalisme di daerah ini.
“Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir. Mengingat, negara hadir dan tidak akan kalah dengan aksi ataupun serangan teror apapun,” tegasnya.











