Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Kepala BKPM RI Dijadwalkan Tinjau Lokasi Tambang dan Pabrik Aspal

Kepala BKPM RI Dijadwalkan Tinjau Lokasi Tambang dan Pabrik Aspal

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Untuk mematangkan persiapan, sejumlah kementrian telah mengunjungi Kabupaten Buton. Sebelumnya, tiga kementiran sekaligus meninjau lokasi pertambangan aspal Buton di Kecamatan Lasalimu dan Pasarwajo pada Senin (1/2/2021) lalu.

Saat ini, giliran Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di jadwalkan akan meninjau lokasi dan pabrik aspal Buton. Tak tanggung-tanggung, Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, S.E dikabarkan turun langsung melakukan peninjauan.

Sesuai jadwal, Bahlil bersama rombongan akan tiba di Buton Minggu, (28/2/2021).

Kabar kedatangan Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, S.E dibenarkan Bupati Buton Drs. La Bakry, MSi.

Ia menjelaskan sebelum ke Buton, Bahlil lebih dahulu berkunjung di Kota Kendari. Disana, dijamu Gubernur Sultra, Ali Mazi pada Sabtu 27 Februari 2021.

Dari Kendari, barulah Bahlil bersama Gubernur Sultra, Ali Mazi menuju Kabupaten Buton lewat Kota Baubau.

“Pak Menteri (Kepala BKPM) tiba bermalam sehari di Kendari dan bersama pak Gubernur Sultra akan ke Buton pada hari Minggu 28 Februari 2021,” ujar La Bakry kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran pemkab Buton, Kamis (25/2/2021).

Lanjut, ia menjelaskan dalam rangka menyambut kedatangan rombongan Kepala BKPM dan Gubernur Ali Mazi, Pemkab Buton telah melakukan berbagai persiapan dan akan melakukan penjemputan di Kota Baubau.

“Nanti kami juga akan jemput di Baubau. Sebelum ke Buton pak menteri juga akan dijamu Wali Kota Baubau, dari sana kemudian menuju lokasi pabrik aspal di Kabupaten Buton,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan rencanya ada dua lokasi pabrik tambang aspal yang akan dikunjungi. Pabrik yang teknologinya menggunakan peralatan yang didatangkan dari luar negeri, dan pabrik milik Samsu Umar Abdul Samiun yang teknologinya murni menggunakan peralatan dan teknologi dalam negeri.

“Kedua pabrik ini kita harapkan bisa dikunjungi oleh pak Menteri, jika semua berjalan lancar diharapkan pabrik aspal yang ada di Buton mendapat dukungan dalam meningkatkan skala produksinya. Semoga semua berjalan seperti harapan kita semua, sehingga aspal Buton nantinya akan berkontribusi tidak hanya untuk nasional namun juga untuk kebutuhan ekspor,” ujarnya.

La Bakry mengakui pemerintah pusat saat ini memberikan perhatian yang serius terhadap potensi aspal yang dimiliki Kabupaten Buton. Hal itu tidak terlepas dari muara rangkaian koordinasi yang dilakukan oleh Bupati Buton yang sebelumnya dipimpin Samsu Umar Abdul Samiun, kemudian dirinya melanjutkan proses tersebut dengan terus membangun koordinasi sampai ke Presiden RI.

Dari berbagai upaya yang dilakukan, akhirnya perjuangan Pemkab Buton mendapat respon positif dari Presiden RI, Joko Widodo. Hal itu ditindaklanjuti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan yang ditugaskan Presiden untuk mengkoordinir kementerian terkait dan para pengusaha.

Persiapan juga telah dimatangkan sampai pada proses pendistribusian aspal yang nantinya akan dilakukan sampai ke luar buton. Salah satunya dengan meninjau lokasi pelabuhan Tanjung Perak yang nantinya digunakan untuk mendistribusikan aspal Buton guna memenuhi kebutuhan secara nasional maupun ekspor.

“Semoga kunjungan Pak Menteri (Kepala BKPM) nantinya membawa peluang investasi besar-besaran terhadap potensi aspal yang dimiliki Buton,” tandas La Bakry.

Tinggalkan Balasan