Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

CineCAMP Wabula Hadirkan Kemah, Pemutaran Film, dan Diskusi Bersama Sineas Lokal

CineCAMP Wabula Hadirkan Kemah, Pemutaran Film, dan Diskusi Bersama Sineas Lokal

BUTON – Seribu Benteng Production akan menyelenggarakan CineCAMP Wabula pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Desa Adat Wabula, Kabupaten Buton.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Layar Benteng yang menggabungkan aktivitas berkemah, pemutaran film, dan ruang diskusi budaya bagi generasi muda serta masyarakat.

Mengusung konsep berkemah yang dipadukan dengan sinema, CineCAMP menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta. Selain menikmati suasana alam dan kebersamaan di kawasan Desa Adat Wabula, peserta juga akan mengikuti berbagai aktivitas mulai dari registrasi, pendirian tenda, sesi kebersamaan, hingga pemutaran film layar tancap pada malam hari.

Pada pelaksanaannya, CineCAMP Wabula akan menghadirkan empat film karya sineas lokal dengan genre dokumenter dan fiksi. Film-film tersebut mengangkat beragam cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat, budaya, serta isu-isu sosial di Pulau Buton. Melalui karya-karya tersebut, penonton diajak melihat kekayaan cerita lokal yang dikemas dalam bahasa sinema.

Tidak hanya menyaksikan film, peserta dan masyarakat juga akan mengikuti diskusi film dan budaya yang menghadirkan para sutradara, filmmaker, dan pembuat film secara langsung. Sesi ini menjadi ruang interaktif bagi penonton untuk berdialog, mengulas proses kreatif di balik produksi film, serta berbagi pengalaman mengenai dunia perfilman dan pengembangan ekosistem sinema lokal.

Ketua Panitia Layar Benteng, Andhy Loppes Eba, mengatakan bahwa CineCAMP tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga ruang belajar yang mempertemukan pembuat film dengan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat berdialog langsung dengan para pembuat film. Melalui diskusi ini, peserta dapat mengetahui bagaimana sebuah film lahir, mulai dari ide cerita, proses produksi, hingga pesan yang ingin disampaikan kepada penonton.” Ujarnya.

Selain diikuti peserta kemah, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan pemutaran film dan mengikuti diskusi bersama para sineas. Diharapkan CineCAMP Wabula menjadi ruang apresiasi yang memperkuat budaya menonton, berdiskusi, dan menghargai karya film lokal.

CineCAMP Wabula merupakan salah satu rangkaian Program Layar Benteng, yaitu program pemutaran film keliling yang dilaksanakan di tiga benteng dan tiga desa adat di wilayah Kota Baubau, Kabupaten Buton, dan Kabupaten Buton Selatan.

Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Dana Indonesiana yang dikelola bersama LPDP dalam kategori Sinema Indonesia, sebagai bagian dari pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan kebudayaan dan perfilman.

Panitia mengundang masyarakat, komunitas, pelajar, mahasiswa, dan pecinta film untuk hadir dalam CineCAMP Wabula pada 18 Juli 2026. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir ruang perjumpaan yang menghubungkan sinema, budaya, dan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem perfilman lokal di Pulau Buton.

Tinggalkan Balasan