BUTON – Sekretaris Daerah Kab. Buton La Ode Syamsudin, S.Pd., M.Si membuka dengan resmi kegiatan Bimtek Literasi Informasi bagi Guru, Tenaga Perpustakaan dan Pegiat Literasi Tahun 2026, Senin pagi 12 Oktober 2026 di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton.
Pada kesempatan ini, Sekda mengingatkan agar di tengah perkembangan dunia informasi dan digitalisasi, kita harus memastikan kebenaran sebuah informasi atau kita analisis karena banyaknya informasi hoaks atau disinformasi. Oleh karena itu, informasi yang kita terima tidak boleh ditelan mentah-mentah, tetapi harus diverifikasi.
“Membaca adalah jendela dunia. Jadi bagi yang ingin mengetahui bagaimana perkembangan dunia adalah dengan membaca. Bagi kita umat Islam dimulai dari “Iqro”, bacalah. Tuhan tidak membatasi perspektif kita. Oleh karena itu, perpustakaan harus hidup dan dinamis. Zaman terus bergerak, dinamika literasi tidak stagnan, tidak hanya membaca buku teks yang kontekstual kita diperhadapkan dengan literasi dari melek digital. Era ini adalah era informasi digitalisasi. Dunia ini seperti desa global artinya informasi dari dalam negeri dapat diakses oleh saudara-saudara kita di tempat lain dalam hitungan detik. Kita bisa dengan bebas berselancar di dunia online”, tutur Jenderal ASN Buton.
Dikatakan Sekda, masalahnya infomasi itu tidak semua tepat, tidak semua benar dan tidak semua bermanfaat. Dunia ilmu pengetahuan sudah lama memprediksi hal ini. Ada era tertentu dimana kebenaran nyata bisa menjadi fiktif, dan realitas fiktif bisa menjadi kebenaran.
“Orang menyebutnya era realitas televisi. Kehadiran narasumber pada hari ini adalah bagaimana cara kira menerima informasi itu dan memastikan informasi itu benar adanya. Harus ada kecerdasan dalam menerima informasi,” pungkasnya.
Turut hadir pada giat ini Bunda Literasi Kabupaten Buton Ny. Maimuna Moko Syarifudin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan sejumlah kepala OPD lainnya, serta staf Ahli Bupati Buton.
Kegiatan digelar selama tiga hari sejak tanggal 12 Oktober – 14 Oktober 2026 di Gedung Perpustakaan dengan peserta 150 orang. Adapun narasumber bimtek ini terdiri dari Herlina Werianty, S.Sos., S.IK., MM., Pustakawan Ahli Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Cecep Ibrahim, S.IP., M.IP., dosen Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Haluoleo, Kendari.












