BUTON  

Bupati LIRA Buton La Ode Jani Soroti Sulitnya Akses BBM di Pelosok Desa, Minta Pemerintah Hadirkan Solusi

60 kali dibaca
Bupati LIRA Buton La Ode Jani Soroti Sulitnya Akses BBM di Pelosok Desa, Minta Pemerintah Hadirkan Solusi
Ketgam : LA Ode Jani

BUTON — Persoalan sulitnya masyarakat pelosok desa memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi perhatian Bupati LIRA Buton, La Ode Jani. Jauhnya jarak menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dinilai menjadi salah satu kendala yang membebani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

La Ode Jani menyoroti kondisi masyarakat yang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan BBM. Situasi tersebut dapat menambah biaya transportasi dan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, terutama petani, nelayan, pedagang kecil, serta warga yang bergantung pada kendaraan untuk mencari nafkah.

Menurutnya, pemerataan akses BBM perlu menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan jauh dari fasilitas penyaluran resmi.

“Pemerintah perlu memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat pelosok desa. Jangan sampai jauhnya akses menuju SPBU membuat masyarakat harus menanggung biaya tambahan yang semakin memberatkan. Kami berharap ada solusi nyata agar distribusi BBM dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata,” demikian pernyataan yang dapat disampaikan La Ode Jani.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas guna mengevaluasi kebutuhan BBM di wilayah pelosok desa.

Salah satu solusi yang dapat dikaji adalah pembangunan SPBU atau SPBU Kompak maupun pembentukan subpenyalur BBM resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pengawasan distribusi BBM bersubsidi juga perlu diperkuat agar penyalurannya tepat sasaran, tepat volume, dan sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.

La Ode Jani berharap persoalan akses BBM tidak hanya menjadi keluhan masyarakat, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan langkah konkret dari pihak terkait.

“Masyarakat pelosok desa juga berhak mendapatkan akses energi yang mudah, terjangkau, dan berkeadilan. Pemerataan pelayanan BBM harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap kondisi distribusi BBM di wilayah yang jauh dari SPBU, sehingga kebutuhan energi untuk menunjang kehidupan dan perekonomian warga dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan