
KENDARI,FAKTASULTRA.IDD- Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan data pasien meninggal dunia akibat virus corona di ibu kota provinsi itu menjadi 48 orang per 15 Desember 2020.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kendari, dr Al Ghazali, di Kendari, Selasa(15/12), mengatakan mengatakan hari ini tercatat tiga pasien dalam perawatan di Kendari yang dinyatakan meninggal dunia.
“Hari ini terdapat tiga penambahan pasien COVID yang meninggal. Tiga pasien tersebut berjenis kelamin perempuan 53 tahun, Laki-Laki 66 tahun, dan laki-laki 65 tahun,” katanya.
Selain penambahan kasus meninggal kata Al Ghazali, hari ini juga tercatat ada penambahan kasus terkonfirmasi positif yang baru sebanyak 17 orang.
“Selain, itu ada juga penambahan kasus sembuh sebanyak 26 orang, sehingga jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 3361 orang dari total 3.691 orang, dan selebihnya masih dalam perawatan,” katanya.
Dikatakan, musibah COVID-19 ini masih susah dikendalikan terbukti masih terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif setiap hari meskipun jumlahnya berfluktuasi.
“Kita tidak boleh menyerah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus ini dengan cara mematuhi protokol kesehatan yang telah diinstruksikan pemerintah,” katanya.
Menurut dia, hanya kesadaran semua elemen masyarakat untuk mematuhi prokes maka penyebaran virus corona ini bisa diputus mata rantainya.
“Penanganan Pandemi COVID ini tidak hanya bisa mengandalkan peran dari pemerintah saja, namun diperlukan keterlibatan atau pun peranan warga dalam penanganannya. Caranya semua pihak harus mengambil peran sekecil apapun dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut, salah satunya pakai masker, rajin cucu tangan dan jaga jarak,” katanya.











