
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Puluhan Warga Desa Galanti Kecamatan Wolowa keracunan massal pasca menyantap makanan dari pesta di Desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Buton. Puluhan warga ini dirawat di RSUD Buton, senin (30/11/2020).
Salah seorang warga Desa Galanti Sulaeman mengatakan orang tuanya mengalami gejala mual, muntah dan sakit perut sejak minggu malam.
“Orang tua saya sakit sejak tadi malam, saya tidak tahu apa penyebabnya tapi mereka baru pulang dari pesta pernikahan di kampung kami hari minggu kemarin,”ujarnya ketika di temui di RSUD Buton, senin (30/11/2020).
Dia mengatakan bukan hanya orang tuanya saja yang mengalami gejala sakit perut, mual dan muntah tapi hampir rata-rata warga yang pulang dari pesta mengalami gejala serupa sehingga harus dilarikan di RSUD Buton dan puskesmas setempat.
Hal senada juga dikatakan Yadin, menurutnya sejak pulang dari pesta pernikahan keluarganya, kepalanya terasa sakit namun tidak sampai sakit perut.”Kalau saya hanya sakit kepala saja,”ujarnya.
Kata dia hampir semua warga yang makan di pesta mengalami gejala serupa sakit kepala, mual, munta, sakit perut.
“Hari ini sudah puluhan warga mengalami gejala ini di desa kami, sejak tadi pagi, semuanya yang makan di pesta pernikahan. kami langsung ke RSUD Buton,”katanya.
Kabid Pelayanan Medik RSUD Buton Awaludin Musaini membenarkan jika senin (30/11/2020) RSUD Buton melayani belasan pasien dari desa Galanti Kecamatan Wolowa.
“Hari ini kami merawat belasan pasien dari Desa Galanti dengan gejala yang sama muntah, mual dan sakit perut bahkan diare,”ujarnya ketika ditemui senin (30/11/2020).
Dia menjelaskan belum mengetahui pasti penyebab warga yang mengalami gejala mual, muntah, sakit perut tersebut namun diduga dari makanan yang dikonsumsi di salah satu pesta pernikahan warga di desa Galanti juga.
“Semua pasien yang datang kita observasi diberi infus takutnya kekurangan cairan, kalau penyebab kami sudah menghubungi Dinkes dan masih dilakukan pemeriksaan tinja dan darah di Laboratorium untuk mengetahui penyebabnya tapi hasilnya belum ada,”katanya.
Untuk pasien sendiri lanjut dia sejak pagi pukul 10.00 Wita terus berdatangan hingga saat ini, semua rata-rata dengan gejala yang sama sakit perut, muntah dan mual.
“Yang kami rawat sekarang kebanyakan anak-anak,”pungkasnya.
Pantauan kami, pasien yang mengalami gejala sakit perut bukan hanya orang dewasa namun anak-anak, Pihak RSUD terus melakukan pelayanan terhadap pasien.











