
KENDARI,FAKTASULTRA.ID – PT Pertamina memberikan bantuan pinjaman modal kepada 12 pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM) atau pemilik pangkalan di provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui program “Pinky Movement”.
“Total bantuan modal untuk 12 pemilik UMKM pangkalan gas di Sultra tersebut sebanyak Rp 865 juta,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan.
Dikatakan, penyerahan bantuan tersebut secara simbolis dilakukan General Manager MOR VII, C.D. Sasongko di kantor region, Jalan Garuda Kota Makassar, Selasa.
“Pinky Movement merupakan inovasi Pertamina yang menjadi bagian dari program pembiayaan dan pembinaan yang bertujuan guna meningkatkan kemampuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terutama bagi sektor yang bersentuhan langsung dengan rantai bisnis Pertamina,” katanya.
Melalui program Pinky Movement ini kata Harim, Pertamina mengajak pelaku UMKM atau para pemilik pangkalan LPG khususnya yang berjualan Tabung 3 kg untuk dapat beralih menggunakan dan menjual LPG yang lebih berkualitas dari Pertamina yaitu Bright Gas Tabung 5,5 Kg dan 12 Kg.
“Bright Gas memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya lebih baik dibanding LPG biasa. Salah satu yang paling utama adalah teknologi valve ganda yang membuat Bright Gas lebih aman. Bright Gas juga dilengkapi dengan segel hologram sehingga kualitas dan kuantitas LPG dalam tabung terjamin,” katanya.
Hatim menambahkan, total bantuan modal yang disalurkan sebanyak Rp2 miliar diperuntukan pada 28 pemilik pangkalan gas LPG yang tersebar diselurjb wilayah sulawesi termasuk 12 orang di Sultra.
“Ke-28 pengusaha kelas UMKM tersebut terdiri dari 5 orang dari Sulawesi Selatan, 3 orang dari Sulawesi Barat, 12 orang dari Sulawesi Tenggara, 1 orang dari Sulawesi Tengah, 5 orang dari Gorontalo dan 2 orang dari Sulawesi Utara,” pungkas Hatim.











