BUTON – Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, SH bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Lasalimu, Minggu, 14 Juni 2026.
Kunker orang nomor satu di Kabupaten Buton itu dilakukan memanfaatkan hari libur sehingga dikemas dalam suasana santai. Bupati berbaur dengan masyarakat sambil menyerap aspirasi Masyarakat di wilayah Kecamatan Lasalimu.
Bupati Bersama rombongan OPD terkait mengunjungi pembuatan Nasi Bambu dan wisata Pantai Komerate, Kelurahan Kamaru.
Kunker Bupati itu turut serta Anggota DPRD Kabupaten Buton Dapil Kapontori-Lasalimu, Dr. La Subu, SH, MH, Kepala Bappeda, Manafu, SSos, MSi, Kepala Dinas Perikanan, Rasmin Rahman, SPi, MSi, Kepala Dinas Pertanian, Ma’mul Jamal, SP, MSi, Kepala Dinas Sosial, Drs. La Naji, Kepala Perlaksana BPBD, Safaruddin, SIP, MSi, Plt. Kadis Pendidikan, La Sinani, SPd, Plt Kadis Kesehatan, Muliaddin Masra, SKM, MSi, Plt. BPKAD, LM Hidayat, SSos, Perwakilan PDAM, Dinas PUPR dan Diskominfo.
Pada kesempatan itu, Bupati Buton berbaur dengan masyarakat duduk bersama dalam suasana santai. Para petani menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di area persawahan.
Persoalan ketersediaan air irigasi dan jalan usaha tani menjadi keluhan utama yang mendominasi pembahasan. Selain itu, para petani turut mengusulkan, normalisasi saluran air, serta perbaikan infrastruktur pendukung guna menjaga produktivitas pangan di wilayah tersebut.
Warga juga menyampaikan perbaikan Jembatan yang merupakan konektivitas dalam wilayah itu utamanya penghubung antar desa serta lumbung-lumbung produksi. Persoalan air bersih juga banyak disuarakan warga, termasuk jaringan telekomunikasi.
Kegiatan ini menjadi wadah dialog strategis antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk membedah berbagai persoalan di sektor-sektor di lapangan.
Menjawab semua itu, Bupati Alvin menegaskan bahwa di tengah efiensi anggaran Pemerintah Kabupaten Buton berkomitmen penuh untuk hadir memberikan solusi bagi petani, yang merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Menurutnya, seluruh masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi dan prioritas dalam melaksanakan dan penyusunan program kerja pemerintah ke depan.
“Pertanian adalah salah satu kekuatan utama Buton. Karena itu, setiap persoalan yang dihadapi petani harus kita dengarkan dan carikan solusi bersama,” ujar Bupati.
Bupati juga menginstruksikan pihak PDAM untuk melihat langsung jaringan air bersih di wilayah itu dan mengambil langkah-langkah perbaikan untuk menjawab keluhan warga.
Lebih lanjut, Bupati Alvin menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait, camat, hingga kepala desa untuk memperkuat koordinasi. Langkah ini diambil agar penanganan berbagai kendala di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Kepala Dinas Pertanian menambahkan bincang-bincang ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk menyerap aspirasi secara langsung sekaligus menyinkronkan program pertanian di setiap wilayah.
Kadis Pertanian menambahkan keluhan petani terkait Jalan Tani menegaskan pada para kelompok tani untuk membuat semacam usulan ataun proposal kaitannya dengan permasalahan terkait pertanian khususnya Jalan Usaha Tani. “Usulan akan diverifikasi melalui tim teknis tentang kelayakan pelaksanaan rehablitasi dan perbaikan. Segala macam persoalan pertanian dibuatkan usulan dan diketahui kepala desa atau kepala wilayah setempat,” katanya.











