JAKARTA, FAKTASULTRA.ID – Tak dapat dipungkiri teknologi menjadi salah satu hal yang sangat erat dengan manusia sekarang ini. Melalui teknologi, jendela informasi terbuka lebar hingga manusia bisa berkembang dalam hal pendidikan anak.
Edukasi, hiburan, dan komunikasi dengan anak tak luput dari penggunaan teknologi. Lalu, berdampak bagi kesehatan jika kita sudah dengan sangat hebat bersinggung dengan teknologi, gadget khususnya.
Ditulis oleh: Hilda Hoerunisa
Jika memberikan gadget yang berlebihan, maka akan mempengaruhi mata anak-anak dengan dampak penglihatan menjadi rabun. Hal ini sangat mempengaruhi aktivitasnya, seperti melihat teman-temannya yang tidak jelas, bahkan bisa salah menyebutkan nama mereka dan Sedang belajar, ketika ia mencatat yang ada di papan tulis, tetapi tidak kelihatan jelas atau matanya rabun.
Gadget sering kali digunakan untuk bermain games, membaca email, chatting dan nonton vidio.
Membiarkan mata berinteraksi dengan gadget terlalu lama dalam jangka waktu panjang akan menimbulkan risiko mata minus, dampak lain kelelahan mata, pandangan kabur hingga sakit kepala yang muncul saat asyik menggunakan gadget dan lupa untuk beristirahat.
Apakah kalian tahu dampak gadget pada kesehatan mata anak?
Gadget dapat meningkatkan kemampuan anak dalam berbahasa, juga meningkatkan kreativitas lewat permainan. Tapi kemudian, anak dan orangtua suka lupa akan adanya screentime atau penggunaan gadget tanpa henti yang bisa membahayakan.
Menurut American Optometric Association, definisi penggunaan berlebihan adalah saat anak berusia diatas dua tahun yang menggunakan gadget lebih dari dua jam sehari.
Layar gadget mengeluarkan cahaya yang disebut high energy visible atau biasa dikenal sebagai blue light yang berbahaya bagi mata.
Resiko terjadi suatu masalah seperti computer vision syndrome, sebuah gejala yang timbul karena mata terlalu fokus pada layar sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman jika dilakukan dalam periode yang terlalu lama.
Selain itu, penggunaan gadget yang berkepanjangan juga bisa menyebabkan rabuh jauh (myopia).
Contoh sebagai gejala awal penggunaan gadget yang berkepanjangan atau berlebihan, yaitu Penglihatan seperti mata Lelah, Penglihatan buram, Penglihatan ganda, Pusing, Mata kering, dan Rasa tidak nyaman pada mata saat melihat.
Apakah penggunaan gadget dapat dicegah?
Penggunaan gadget pada usia anak-anak sangat berisiko pada mata mereka, oleh sebab itu orang tua wajib mecegahnya dengan cara-cara seperti dibawah ini:
Mengatur pengaturan pada gadget yang digunakan.
Perbesar font agar tidak memaksa cara kerja mata, juga batasi pandangan sekitar 30-40 cm antara mata dengan gadget
Beri batasan waktu
Dua jam sehari dirasa cukup untuk screen time per hari. Pasang alarm untuk mengingatkan anak jika waktunya sudah habis.
Cari aktifitas luar ruang
Interaksi sosial dengan keluarga atau teman bisa membuat anak lupa akan mainannya. Ajak ia untuk melakukan aktifitas luar ruang yang lebih bermanfaat.
Tidur cukup
Ya, sinar yang terpancar dari gadget bisa menyebabkan mata kering sehingga membuat mata cepat lelah. Istirahatkan mata dengan tidur untuk mengembalikan kinerja mata seperti semula.
Mari sama-sama menjaga kesehatan mata kita, khususnya pada anak-anak yang akan berdampak buruk bagi aktivitasnya. Dengan mengikuti cara-cara seperti yang telah disampaikan diatas. Agar mata kita bisa melihat dengan nomal tanpa alat bantu apapun.





