
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Meskipun Buton masuk dalam zona merah dari penyebaran Corona Virus covid-19 namun semua petugas tim gugus tugas Covid yang melakukan pengawasan di tujuh titik pos di perbatasan akan ditarik.
“Sudah diintruksikan untuk membuka Pos Covid-19 di tujuh titik dan semua petugas tim gugus tugas pengawasan ditarik,” ujar Bupati Buton drs La Bakry M.Si beberapa waktu lalu.
Menurutnya, arus keluar masuk di Buton tetap dalam pengawasan namun akan diserahkan ke pemerintah desa (Pemdes), nantinya warga yang masuk dan keluar akan diawasi langsung Pemerintah Desa hingga tingkatan RT/RW.
“Tanggung jawab pengawasan dialihkan di masing-masing RT/RW, Desa/kelurahan, nantinya masyarakat harus mengawasi siapa pun warganya yang keluar begitu pula ketika ada tamu yang masuk di wilayah desa itu. dan wajib Pemdes membuat laporan,” ucap Bupati.
Terkait dibukanya pos-pos penjagaan di semua titik perbatasan bukan berarti virus ini sudah berakhir. Tapi Bupati menegaskan, lebih efektif pengawasan dilakukan ditingkatkan RT/RW yang lebih mengetahui masyarakat yang keluar masuk juga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan harus menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan.
Ia menambahkan meskipun sudah diakhiri pemeriksaan di setiap pos penjagaan tapi tim gugus tugas harus siaga yang bekerja.





