BUTON – Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan PPPK RI Propinsi Sulawesi , La Ode Syawaluddin. SE. Gr, menyambut baik rencana Pemerintah Pusat untuk meningkatkan Status PPPK Paruh waktu ke PPPK Penuh waktu serta PPPK Penuh waktu ke PNS pada tahun 2027.
Dalam rilisnya pada media ini menyatakan bahwa rencana tersebut disambut dengan antusias oleh PPPK di Sultra.”Ini sebuah harapan besar dari para PPPK Paruh waktu maupun PPPK penuh waktu,”ujarnya, Kamis (15/10).
Namum lanjut Bang Syawal (nama panggilan), rencana tersebut juga harus mempertimbangkan kembali tentang peningkatan Status PPPK Penuh Waktu Ke PNS yang mana ada wacana bahwa, Peningkatan status PPPK Penuh waktu ke PNS harus melalui tes kembali.
Syawal yang juga merupakan mantan Ketua LSM LIRA Kabupaten Buton ini menyayangkan rencana tersebut pasalnya PPPK sudah melalui Tes.
“Kami bukan Berarti tidak siap ikut tes atau dengan kata lain rekan rekan PPPK penuh waktu bukan tidak siap ikut tes, “ujarnya.
Namum lanjut dia pemerintah harus mempertimbangkan bahwa rekan rekan PPPK Penuh waktu itu telah mengikuti seleksi saat ikut rekrutmen PPPK yang kemudian mereka memenuhi ambang batas nilai yang di tetapkan, maka mereka pun dinyatakan LULUS dalam seleksi tersebut.
Lebih lanjut wakil ketua Pengurus Pusat F2K SMKS INDONESIA ini juga mengatakan rekan rekan PPPK Penuh waktu tersebut telah memenuhi syarat sebagai ASN.
Oleh karna itu, diharapkannya agar sebaiknya peralihan status ini harus sepenuh hati, tidak perlu lagi harus mengikuti tes untuk beralih ke PNS ataupun Penuh waktu, tetapi tinggal dialihkan statusnya.
Kalaupun ada tes maka sebaiknya tes tersebut ada afirmasi mengingat banyak rekan rekan PPPK Penuh waktu yang telah berusia diatas 45 tahun keatas.
Syawal yang merupakan salah satu tokoh pendidikan di Sultra ini kembali berharap agar peralihan status PPPK yang di rencanakan mulai tahun 2027 bisa dapat merespon apa yang di harapkan oleh rekan-rekan PPPK terutama Peralihan status PPPK Penuh waktu ke PNS Tampa harus lagi mengikuti tes.
“Semoga pemerintah pusat dapat mendengar aspirasi kami yang terus kami ajukan. dan bagi kami peralihan status PPPK Penuh waktu ke PNS adalah yanpa Tes lagi,”harapnya.












