Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh

Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh
Ketgam ; Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Kabupaten Nuton merayakan Nyepi dengan Arak Ogoh-ogoh

Buton – Umat Hindu di Desa Ambuau Indah dan Desa Siomanuru, Kecamatan Lasalimu Selatan menggelar pawai ogoh-ogoh sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi.

Patung raksasa yang identik dengan wajah menyeramkan itu diusung beramai-ramai, menjadi simbol “pengusiran” sifat buruk dan energi negatif dalam diri manusia.

Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh dipimpin pemangku umat HinduDesa Ambua Indah yakni Mangku Imade wiroyogo, Mangku I Gede arnawo, Sedangkan Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh di desa Siomanuru dipimpin oleh Mangku I Wayan Simpen, Mangku Ida Bagus Widiantara dan Mangku I Gusti Made Kertayasa

Pawai arak arakan Ogoh-ogoh merupakan Simbol Sisi Gelap Manusia, Salah satu tradisi paling dikenal menjelang Nyepi dengan di arak-arakan Ogoh-ogoh yang menyurupai patung raksasa dan Ogoh-ogoh sering digambarkan sebagai sosok menyeramkan yang melambangkan Bhuta Kala, yaitu energi negatif dalam kosmologi Hindu Bali.

Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh
Ketgam : Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh raksasa di jalan.

Secara simbolis, ogoh-ogoh merepresentasikan berbagai sifat buruk manusia seperti Keserakahan, Kemarahan, Ego dan Nafsu duniawi.

Setelah diarak keliling desa Ambuau indah, ogoh-ogoh dibakar sebagai simbol transformasi energi negatif menjadi keseimbangan baru.

Prosesi arak-arakan berlangsung meriah. Warga tumpah ruah menyaksikan iring-iringan ogoh-ogoh yang diarak keliling sebelum akhirnya dimusnahkan. Ritual ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyucian diri dan alam semesta sebelum memasuki hari suci Nyepi.

Tak sekadar tontonan, tradisi ini juga sarat makna spiritual. Di sisi lain, pawai ogoh-ogoh menjadi bukti kuatnya pelestarian budaya sekaligus cermin kerukunan antarumat beragama di dua desa tersebut.

Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh
Ketgam : Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh.

Camat Lasalimu Selatan, LM Hidayat, SSos, yang didampingi Sekcam Lasalimu Selatan, Samuel Ngelo, SSos turut memberikan perhatian. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang akan merayakan Nyepi.

“Atas nama pemerintah dan Masyarakat, kami mengucapkan selamat Tahun Baru Saka 1948,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Dayat – Sapaat akrab Camat Lasalimu Selatan menilai, keberlangsungan tradisi ogoh-ogoh menjadi bagian penting dari kekayaan budaya daerah. Ia juga mengapresiasi konsistensi umat Hindu dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Ini bukti bahwa keberagaman di Lasel adalah sebuah kebersamaan. Harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Momentum Nyepi tahun ini juga dinilai spesial. Pasalnya, waktunya berdekatan dengan perayaan Idulfitri. Situasi ini disebut menjadi ruang untuk mempererat toleransi dan memperkuat kebersamaan.

Tinggalkan Balasan