Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Ramadan, Bupati Alvin Gelar Pasar Murah Tekan Harga dan Inflasi

Ramadan, Bupati Alvin Gelar Pasar Murah Tekan Harga dan Inflasi
Ketgam : Bupati Buton bersama wakil ketua DPR Kapolres Dandim opd melakukan pengecekan harga .

BUTON – Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra SH terus mengintensifkan upaya stabilisasi harga dan menekan bahan pokok saat Bulan Suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah / Pasar Murah yang kali ini digelar di lapangan banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Sabtu  (28/02).

Pembukaan GPM dihadiri, Wakil Ketua DPRD Buton Hasni, Forkopimpa diantaranya Kapolres, Dandim, yang mewakili Kajari, Sekda, Bulog, BUMN, BUMD, Perbankan, asisten, Krpala OPD, Wika, Putindo, Bank Sultra, statustik, indomart Baubau,

Alvin menjelaskan, Pasar Murah merupakan bagian dari strategi Pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi menjelang meningkatnya permintaan pada momentum Ramadan dan Idul Fitri.

“Saya bangga mangatakan kabupaten buton secara maksimal menekan inflasi saat ini. kegiatan Pasar Murah ini agar warga mendapatkan pangan dengan harga murah dibawah harga pasar,” ujar Alvin.

Bupati juga menyebut pada pelaksanaan pasar murah kali ini melibatkan beberapa rekanan diantaranya pihak swasta PT Putindo, WIKA, Indofood, Indomaret, Bank Sultra, BI, Perum Bulog, rencananya mendekati lebaran akan dilakukan pasar murah lagi.

“Saya tidak sendiri untuk memberi pengurangan harga dan diskon namun dapat bantuan dari swasta PT Putindo, WIKA walaupun industri aspal kurang baik mereka secara suka rela ikut berkontribusi di pasar murah ini,”ujarnya.

“Untuk komunitas yang disiapkan itu  ada beras, gula pasir, minyak goreng , terigu ,bawang merah semua dijual dibawah harga pasar seperti telur di pasaran masih Rp 65.000 kali ini kita diskon Rp55.000 per rak, bawang merah di pasar Rp 45 ribu, disini kita jual Rp 30 ribu perkilogram,”bebernya.

Harga yang dipasarkan di pasar murah rata-rata mendapat diskon Rp 5000 bahkan lebih dari harga pasar.

Diapun berharap dengan adanya pasar murah ini dapat memberikan semangat kepada masyarakat, apalagi Kabupaten Buton baru dilanda bencana pasar terbakar, ekonomi yang kurang baik, susah cari kerja.

Dalam Pasar Murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar. Beras dijual seharga Rp 57.000 per 5 kilogram, Minya 38.000 per 2 liter, telur ayam ras Rp 55.000 per rak.gula pasir Rp 15 ribu per kg terigu Rp 9.000 per kg bawang merah Rp30.000 per kg.

Warga mulai mengantri sejak pukul 08.00 wita untuk mendapatkan barang dipasar murah.

Ramadan, Bupati Alvin Gelar Pasar Murah Tekan Harga dan Inflasi
Ketgam : Bupati Buton bersama wakil ketua DPR ,Kapolres ,Dandim ,kepala opd ,melakukan pengecekan harga .

 

Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndara ketika ditemui memastikan Satgas Pangan akan melakukan pemantauan harga bahan pokok, Pemantauan dilakukan sejak sebelum bulan Ramadan hingga jelang idul fitri nanti.

Menurut Kapolres selain harga, juga akan memantau ketersediaan stok juga jangan sampai ada warga yang menjual beras oplosan. “Tahun lalu kita temukan beras oplosan, tahun ini tidak ada,”katanya.

Kadis Ketahanan Pangan La Lodi S.Pt M.Si menyampaikan GPM diawali dengan operasi pasar, tiga hari sebelum ramadan oleh bupati, wakil bupati juga forkopimda, ada beberapa komoditi yang diprediksi naik seperti beras, telur di bulan ramadan ini.

Sehingga untuk mengamankan pangan warga selama ramadhan pemda bekerjasama dengan beberapa rekanan menggelar pasar murah, harganya di bawah pasar.

“12 ton beras kita siapkan, begitu juga dengan lainnya,”katanya.

Iapun mengucapkan terimakasih kepada semua sponsor kegiatan GPM.

 

Tinggalkan Balasan