Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Bupati Alvin Buka Konsultasi Publik Ranwal RKPD Buton Tahun 2027

Bupati Alvin Buka Konsultasi Publik Ranwal RKPD Buton Tahun 2027
Ketgam : Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Tahun 2027

BUTON – Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra SH secara resmi membuka forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab.Buton tahun 2027, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Rancangan Awal RKPD wajib dibahas bersama kepala opd, perangkat daerah serta para pemangku kepentingan melalui forum konsultasi publik, guna menghimpun masukan dan saran demi penyempurnaan dokumen perencanaan.

“Tidak banyak yang dapat saya sampaikan perihal kearah mana pembangunan di Buton akan dinahkodai karena sudah jelas, tanggal 29 desember 2025 terjadi kebakaran di pasar Kaloko. Ini menjadi prioritas utama yang diatensikan, DPRD diharapkan selaras karena pasar kaloko penggerak ekonomi,”ujarnya.

Buton dulu pernah menjadi Kabupaten Terkaya di Sultra sekarang menempati peringkat ketiga paling bawah dalam hal ekonomi.

“Kita tidak boleh termenung dari masa lalu, tambang aspal kita dulu pernah jaya di tahun 1980,”katanya.

Dia meminta kepala OPD untuk bekerja dengan tulus membantunya, agar pembangunan di Kabupaten Buton lebih baik lagi .

Ia berharap melalui forum tersebut, pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan mampu merumuskan prioritas pembangunan, arah kebijakan, isu strategis, serta program unggulan daerah untuk Tahun 2027.

“Fokus pembangunan pasar walaupun lagi efisiensi, Ikon di jalan 25 harus ada perbaikan, saya juga akan merencanakan alun – alun di Buton dan sekarang yang penting juga Kali Biru dan kali pocuncu di Awainulu akan jadi ikon,”ujarnya lagi.

Ia juga meminta agar pembangunan sumber daya manusia ( SDM ) juga jadi prioritas, ia menginginkan agar selaras ingin membangun buton.

“Saya harap pidato ini bisa memotivasi agar bisa lebh tulus lagi,”harapnya.

Sementara itu ketua DPRD Buton yang diwakili wakil ketua DPRD Buton Hasni menyampaikan beberapa pokok pikiran DPRD.

“Poko pikiran Dprd usai menghimpun aspirasi dan harapan masyarakat. Saat ini kami akan reses pada masa sidang kedua, Pokok pikiran DPRD ini diharapkan dapat realisasikan,”ujarnya

Pokok pikiran yang sudah ada dan yang menjadi program prioritas diantaranya persoalan pasar kaloko, damkar, persampaham, bpjs dan puskesmas yang belum terakomodir di Puskesmas Watotobe.

Ia pun berharap DPRD bersama Pemda dapat berkolaborasi guna mencapai tujuan yang sama.

Forum konsultasi publik tersebut dihadiri Sekda La Ode Syamsuddin, Wakil Ketua DPRD, Kepala BPS, Akademisi kepala opd, Asisten, Staf Ahli, Anggota DPRD, perencana instansi vertikal pimpinan perguruan tinggi se-kabupaten, camat Kabupaten Buton dan lembaga non pemerintah.

Tinggalkan Balasan