BUTON – Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa menegaskan jika Pemerintah Daerah Kabupaten Buton memiliki mobil pemadam kebakaran namun kondisinya saat ini rusak berat dan tidak dapat difungsikan.
“Pemkab punya mobil damar tapi rusak, dahulu pemerintah membeli mobil bekas makanya sekarang rusak,”tandasnya.
Kata dia pemerintah daerah saat ini sudah menganggarkan sebesar Rp 1,5 Miliar untuk membeli mobil pemadam kebakaran yang baru serta memperbaiki mobil damkar yang sudah rusak di kantor pemadam kebakaran saat ini.
“Untuk mobil rusak kita akan perbaiki kita akan menganggarkan Rp 200 juta,”katanya lagi.
Dia juga mengatakan jika keuangan daerah memungkinkan akan mengadakan mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas kecil 500 liter yang bisa melewati jalur-jalur kecil di masyarakat utamanya di daerah-daerah yang padat penduduk dan jalannya tidak luas.
Dia menyebut ada beberapa daerah-daerah di Kabupaten Buton yang penduduknya padat utamanya di daerah Pasarwajo namun Kapontiri, Lasalimu Wabula, Wolowa daerahnya tidak terlalu padat.
Sehingga katanya pemerintah daerah juga harus menyiapkan kendaraan dan kapasitas skala 500 liter.
Selain itu lanjut dia melalui pemadam kebakaran dimintanya untuk memberikan sosialisasi edukasi kepada warga agar jika terjadi kebakaran warga harus bahu membahu saling membantu memadamkan api, sehingga tidak terjadi kejadian yang merugikan banyak orang.











