Memberitakan Dengan Fakta
BAUBAU  

Perkuat Kelembagaan, TP PKK Sambangi Kecamatan

Perkuat Kelembagaan, TP PKK Sambangi Kecamatan

BAUBAU, FAKTASULTRA.ID – Tim Penggerak Perdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Baubau terus memperkuat kelembagaannya hingga ke tingkat Kelurahan.

Tim Penggerak PKK Kota Baubau langsung menyambangi Kantor-kantor Kecamatan agar bisa bertatap muka langsung dengan Tim Penggerak PKK Kecamatan maupun Kelurahan.

Wakil Ketua TP PKK Kota Baubau Wa Ode Nursanti Monianse, S.Pd. saat ditemui di kediamannya, Senin (20/12/2021) menuturkan, penguatan kelembagaan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunya. Yang mana, kegiatan tersebut bertujuan agar apa yang menjadi permasalahan di tingkat Kecamatan dan Kelurahan, baik mengenai administrasi maupun program kegiatan PKK di masing-masing Pokja dan Kesekretariatan, dapat dilihat dan didengarkan secara langsung.

Ditambahkan, untuk tahun ini, kegiatan penguatan kelembagaan tersebut baru dilaksanakan beberapa hari yang lalu selama tiga hari berturut-turut. Yaitu pada tanggal 16 s/d 18 Desember 2021. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya langsung menyambangi delapan Kecamatan yang ada di Kota Baubau, dengan mengumpulkan semua pengurus inti PKK tingkat Kecamatan dan Kelurahan.

Wa Ode Nursanti Monianse Juga menuturkan, penguatan kelembagaan tersebut pada dasarnya mirip dengan Rapat Koordinasi dan Konsultasi. Di mana, pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan tersebut diselenggarakan secara serentak dalam sebuah gedung pertemuan, dengan mengundang pengurus inti dari tiap-tap Kecamatan dan Kelurahan yang terdiri dari ketua Ketu-ketua Pokja dan Sekretaris.

Namun demikian, pihaknya menyadari, cara tersebut kurang efektif dalam penguatan kelembagaan. Pasalnya, banyak dari pengurus PKK Kelurahan maupun Kecamatan yang ragu-ragu untuk menyampaikan semua permasalahan yang ada di wilayah kerja masing-masing. Untuk itu pihaknya melakukan evaluasi, dan memutuskan untuk turun langsung di lapangan.

“Jadi kami mengumpulkan pengurus inti PKK Kecamatan dan Kelurahan di Kantor Kecamatannya masing-masing. Kemudian kami dari Tim Penggerak PKK Kota, dalam hal ini Pokja 1 sampai Pokja 4 beserta Sekretaris dan saya sendiri, duduk satu meja dengan ketua-ketua Pokja di tingkat Kecamatan dan Kelurahan untuk sharing. Dengan cara seperti itu mereka lebih terbuka untuk menyampaikan semua permasalahan di wilayah kerjanya masing-masing,” tuturnya.

Wa Ode Nursanti Monianse juga mengungkapkan, tujuan lain dari penguatan kelembagaan tersebut adalah, agar pengembangan materi dan pengetahuan tentang PKK dapat terserap di tingkat Kecamatan hingga ke tingkat Kelurahan. Dengan demikian, Tim Penggerak PKK Kota, Kecamatan, dan Kelurahan akan memiliki pemahaman yang sama tentang materi dan pengetahuan PKK.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengevaluasi sudah sejauh mana program-program kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan selama periode 1 Tahun ini. Serta untuk mengetahui apa yang menjadi kendala dalam kegiatan itu, sehingga kita bisa mencari solusinya secara bersama-sama. Agar dalam kegiatan tahun berikutnya, kendala-kendala tersebut dapat diminimalisir,” ujarnya.

Lebih Lanjut Wa Ode Nursanti Monianse mengungkapkan, sebagai mitra pemerintah, maka Tim Penggerak PKK bauk ditingkat Kota, Kecamatan, maupun Kelurahan dalam dituntut untuk bisa menjawab semua permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Di antara permasalahan tersebut adalah pandemi Covid-19 yang saat ini masih menjadi ancaman bagi masyarakat.

Selain itu, Tim Penggerak PKK Kota Baubau juga terus berupaya untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan program Vaksinasi. Di mana, capaian Vaksinasi di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Baubau hingga belum maksimal. Menyikapi hal ini, Tim Penggerak PKK Kota Baubau turun lapangan untuk menyosialisasikan program Vaksinasi tersebut agar masyarakat mau untuk di Vaksin.

“Kami menyosialisasikan Vaksinasi kepada masyarakat melalui dasa wisma yang merupakan ujung tombak dari Tim Penggerak PKK yang ada di Kelurahan. Melalui dasa wisma ini, kemudian mereka mendata masyarakat kita yang belum ikut vaksin, sekaligus mereka mengedukasi masyarakat agar mereka mau untuk divaksin,” tutup Wa Ode Nursanti Monianse.

Tinggalkan Balasan