Memberitakan Dengan Fakta

Wawali Baubau Buka Turnamen Cup Pingpong Lover

Wawali Baubau Buka Turnamen Cup Pingpong Lover

BAUBAU, FAKTASULTRA.ID – Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau La Ode Ahmad Monianse, Kamis (28/10/2021) telah membuka secara resmi Open Turnamen Pingpong Lovers Cup 1 di Lippo Plaza Buton. Kegiatan yang diinisiasi oleh Persatuan Tenis Meja Se Kota Baubau ini dalam rangka menggelorakan hari Sumpah Pemuda Ke-93.

Dalam Sambutannya La Ode Ahmad Monianse menuturkan, sebagai hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia, hari Sumpah Pemuda tidak boleh terlewatkan begitu saja. Pasalnya, lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan cikal bakal bagi bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan pada 17 Agustus 1945

“Sumpah Pemuda adalah hari yang sangat bersejarah buat bangsa ini, karena dari Sumpah Pemudalah kemudian bergerak maju sampai kita mendapatkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Maka hari yang sangat bersejarah ini tidak boleh kita lewatkan begitu saja tanpa melakukan sesuatu yang berarti bagi kemajuan bangsa ini,” tuturnya.

Ditambahkan, selain untuk menggelorakan hari Sumpah Pemuda yang Ke 93, Open Turnamen Pingpong Lovers Cup 1 juga dalam rangka mempersiapkan diri untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara (Porprov Sultra) pada Tahun 2022. Baik sebagai tuan rumah maupun sebagai peserta khususnya di bidang olahraga Tenis Meja.

“Semoga Turnamen ini dapat diselenggarakan sebaik mungkin dan senyaman mungkin, untuk meyakinkan kepada Pemerintah Provinsi bahwa PTMSI Kota Baubau siap untuk menjadi tuan rumah. Paling tidak ada turnamen terakhir yang bisa mengukur bahwa kita bisa melaksanakan turnamen sebesar itu di Kota Baubau,” ujarnya.

La Ode Ahmad Monianse juga berharap, agar turnamen tersebut dapat menggairahkan kembali olahraga Tenis Meja di Kota Baubau khususnya dan di Kepulauan Buton pada umumnya serta Sulawesi Tenggara secara meluas. Di mana, pihaknya melihat peluang untuk berprestasi di olahraga Tenis Meja tersebut sangat terbuka khususnya di Kota Baubau.

“Dari hasil pemantauan kami selama ini bersama teman-teman yang sudah lama berkecimpung di Tenis Meja, kami melihat adanya geliat itu di Kota Baubau. Di mana kami melihat adanya semangat berlatih dari berbagai kalangan, terutama di sekolah-sekolah baik tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, maupun Sekolah Menengah Atas,” ucapnya.

Lebih lanjut Wawali Baubau menuturkan, jika geliat tersebut tidak disalurkan melalui kompetisi maka bakat tersebut akan mandek. Dengan demikian, maka perlu adanya kompetisi untuk mengaktualisasikan geliat tersebut. Di samping sebagai penyaluran bakat, juga sebagai langkah untuk mengukur sudah sejauh mana hasil dari latihan mereka selama ini.

“Kompetisi seperti ini juga untuk memberikan penguatan kepada para pecinta Tenis Meja, bahwa apa yang mereka lakukan selama ini benar-benar mempunyai manfaat dan terukur dengan sebuah prestasi. Itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa kita menyelenggarakan turnamen ini, agar para pecinta olahraga Tenis Meja ini betul-betul merasakan bahwa ada perhatian dari kita dengan bakat mereka,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan