KONAWE UTARA, FAKTASULTRA.ID – Tim SAR gabungan Konawe berhasil menemukan potongan tubuh korban, Gelardin (52), sekitar 250 meter arah utara LKK.
Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofinggi dalam pernyataannya kepada media menyampaikan tim SAR gabungan yang kembali melanjutkan ops SAR pada hari ke-3 dengan menyisir sungai Lapada sejauh 15 km.
“Pada pukul 08.20 wita Tim SAR gabungan berhasil menemukan potongan tubuh korban yang sudah meninggal dunia sekitar 250 meter arah utara LKK. Potongan tubuh tersebut selanjutnya dievakuasi dan diserah terimakan kepada pihak keluarga,” ujar pimpinan Comm Centre Basarnas Kendari, Kamis (1/04/2021) saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Foto : Tim SAR gabungan Konawe berhasil menemukan potongan tubuh korban Gelardin (52), Nelayan asal Padalere Induk, Konawe Utara yang diduga diterkam buaya saat memanah ikan di Sungai Lapada, 28 Maret lalu.
Aris menambahkan, mengingat kondisi jasad korban yang sudah tidak utuh tim SAR menduga ada indikasi korban diterkam oleh buaya sungai.
“Tentunya akan ada pihak yang lebih berwenang untuk investigasi. Basarnas hanya melaksanakan tugas sesuai tupoksi. Namun laporan awal seperti itu, diduga diterkam buaya, hanya saja tidak ada saksi yang melihat secara langsung hanya mendengar suara minta tolong. Tetapi pada saat ops pencarian, buaya sempat terlihat oleh Tim SAR gabungan di sungai,” lanjutnya.
Dengan ditemukannya potongan tubuh korban tersebut, Ops SAR H3 terhadap seorang nelayan hilang saat mencari ikan di sungai Lapada, Desa Padalere Induk, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe utara dinyatakan selesai dan ditutup.











