
BAUBAU, FAKTASULTRA.ID – Kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di laut Bali sangat dikenang pemerintah daerah dan masyarakat Kota Baubau.
Betapa tidak, kapal selam ini pernah singgah dan berlabuh di dermaga pelabuhan baubau di tahun 2013 pernah dinaiki warga Baubau.
Walikota Baubau, AS Tamrin, usai mengikuti upacara Tabur Bunga untuk mengenang 53 awak kapal selam KRI 402, mengaku sedih dengan musibah yang dialami KRI Nanggala 402.
“Kita di Baubau ini ada kenangan tersendiri dengan KRI Nanggala pernah singgah di Baubau ini dan saya pun juga pernah keliling dan bertemu dengan kaptennya dan tempat persenjataan tahun 2013,” kata AS Tamrin, Rabu (29/4/2021).

Kedatangan KM Nanggala 402 di Kota Baubau masih terngiang-ngiang dalam benak Walikota Baubau.
“Kenangan itu kayaknya masih tengiang-terngiang,” ujarnya.
AS Tamrin bersedih karena 53 awak kapal Nanggala 402 gugur dalam melaksanakan tugas.
“Upacara tabur bunga ini menyertakan doa semoga arwah para pahlawan bangsa husnul khotimah dan diterima disisi Tuhan,” ucap AS Tamrin.

Dalam upacara Tabur Bunga selain dihadiri pemerintah kota baubau juga dihadiri oleh instansi terkait seperti Komandan Kodim 1413 Buton, Letkol Arif Kurniawan, Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari, dan komandan PosAL Baubau, Letda Laut Pungky Pradita.
Pungky mengatakan, tenggelamnya kapal KRI Nanggala 402 menjadi pelajaran penting untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Ia menambahkan, kapal selam sangat penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).











