– Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Baubau melaksanakan ujian kompetensi kejuruan (UKK) yang diikuti siswa tingkat akhir sebagai syarat mendapatkan nilai kelulusan tahun ajaran 2020/2021. Kegiatan UKK diikuti oleh empat kompetensi keahlian yakni tata busana, perhotelan dan jasa pariwisata, kecantikan dan jasa boga.
Kegiatan dilakukan secara marathon selama dua minggu digelar dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 yang ketat di kalangan siswa.
Kepala sekolah SMKN 3 Baubau, Drs. Muktadir,MM menyampaikan dalam pelaksanaan UKK tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihak sekolah.
“Meskipun pandemi pihak sekolah mencoba memaksimalkan uji kompetensi kejuruan dengan menerapkan prokes. Seluruh siswa diwajibkan memakai masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak,” terangnya.
Muktadir juga menyatakan mendekati akhir tahun pelajaran bagi kelas XII seluruh jurusan sebagai kepsek ia mengharapkan semua peserta didik dapat melewati tahap ujian dengan nilai yang baik.
“Apalagi tingkat Nasional SMK 3 tahun lalu dapat peringkat 10 dan 11 tingkat Nasional dalam ajang LKS diadakan Jakarta. Merupakan kebanggaan tersendiri bagi tingkat SMK kota Baubau,” ujarnya.
Pantauan redaksi di sekolah kegiatan praktek langsung didampingi oleh tim penilai dalam penerapan praktek kejuruan. Misalnya untuk siswa jurusan tata busana dilakukan beberapa sesi dengan jumlah siswa 199 siswa.
“Hari ini sesi paket dua yaitu pembuatan tunik, dalam 1 sesi dilakukan selama 3 hari dengan waktu 8 jam. Paket 1 kemarin ada baju keki, paket 2 baju tunik dan paket 3 baju muslim/gamis,” terang Sunarti S, Pd.
Dalam bidang jurusan bidang perhotelan dan jasa pariwisata terdiri dari dua uji kompetensi kejuruan antaranya penanganan resepsionis dan menyiapkan kamar tamu.
“Untuk ujian kompetensi saat ini menggunakan sistem pelayanan taraf internasional dengan penerapan bahasa inggris fasih. Semua yang diujikan untuk menyiapkan siswa bisa langsung diserap oleh industri,” imbuh Zuniba S, Pd, M, Pd, ketua jurusan bidang perhotelan dan jasa pariwisata.
Selain itu, Ketua jurusan kecantikan, Waode. Sitti Hasia S,Pd dan Kajur bidang boga, Rihana S,Pd mengharapkan pelaksanaan ujian yang berpuncak pada 17 Maret nanti dapat memberi hasil maksimal kepada siswa SMKN 3 Baubau.
“Harapan semua sama siswa yang menamatkan uji kompetensi bisa langsung terjun ke dunia kerja. Bahkan ada beberapa dari siswa kami dari jurusan kecantikan yang saat ini sudah mandiri menerima klien,” pungkasnya.











