Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Kapolres Buton Hadiri FDG Pemulihan Sektor Pariwisata

Kapolres Buton Hadiri FDG Pemulihan Sektor Pariwisata

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Dukung  perkembangan destinasi wisata di Kabupaten Buton  ditengah Pandemi Covid-19, Kapolres Buton, AKBP Gunarko, S.I.K.,M.Si  hadiri Focus Group Discussion (FGD) di Kali Topa, Desa Wabula, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton. Senin (15/03).

Kegiatan tersebut digelar secara terbuka oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Buton. FGD yang diselenggarakan DPC Masata Buton ini mengambil tema “Pemulihan Sektor Pariwisata Ditengah Pandemi dan Pasca Covid-19 Dalam Rangka Mendukung Terwujudnya Visi dan Misi Kabupaten Buton Sebagai Kawasan Bisnis dan Budaya Terdepan”.

Turut hadir dalam kegiatan FGD tersebut, Bupati Buton, Drs La Bakry M.Si, Kapolres Buton, AKBP Gunarko SIK M.Si, Kadis Kebudayaan, Laode Syamsudin, Kadis Perindustrian, Sadisu, Plt Kadis Pertanian, Ma’mul Djamal, Sekretaris Bapedda, Perwakilan dari Dinas Pariwisata, Camat Pasarwajo, Camat Wabula, Camat Wolowa, Kepala Desa Wasuemba dan PJ Kepala Desa Wabula.

Dalam sambutannya Kapolres Buton, AKBP Gunarko  mengatakan bahwa aparat Kepolisian sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan DPC Masata Buton menggelar focus group discussion (FGD) tentang pemulihan sektor pariwisata dan penggerak meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Saya secara pribadi dan Institusi Kepolisian  mendukung sepenuhnya Destinasi Wisata yang ada di Kabupaten Buton, khususnya tempat yang mempunyai Destinasi Wisata, beberapa tempat  wisata yang  ada di Kabupaten Buton dan Buton Selatan hampir semua telah saya kunjungi,”ujarnya.

Kata dia berkembangnya suatu daerah sangat diharapkan, tentu dukungan dari berbagai pihak harus ada salah satunya terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif  ditengah masyarakat.

Namun dia mengingatkan dimasa pandemi ini Protokol kesehatan harus tetap jadi  prioritas bersama, mengingat Pandemi Covid-19  belum berakhir dan 5M tetap harus kita pedomani bersama.

“Pandemi ini, kita harus patuhi protokol kesehatan 5 M harus diterapkan,”pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan