KENDARI, FAKTASULTRA.ID -Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) gencarkan berbagai pelatihan terhadap kader dalam membina keluarga lansia menjadi mandiri dan produktif.
“Pembangunan penduduk dimulai dari fase bayi, kemudian balita. Pada fase ini, kita berharap bisa menciptakan generasi emas. Sedangkan fase lansia yang diawali dengan fase pra lansia, kita berharap bisa mendukung para lansia agar menjadi lansia yang mandiri, sehat dan produktif,” kata plt Kadis Dalduk-KB Kendari, Rusnani, saat pertemuan ketahanan dan kesejahteraan keluarga berbasis poktan bagi kader Bina Kelaurga Balita (BKB) dan Bina keluarga lansia (BKL) digelar di Kantor Camat Kadia, Senin.
Dikatakan, Lansia tangguh adalah upaya agar meskipun telah berusia di atas 60 sampai 70 tahun lansia tetap produktif, sehingga Bina keluarga lansia atau BKL itu adalah keluarga lansia, agar lansia itu menjadi tangguh, mandiri, sehat dan punya kreativitas,
“Lansia tangguh yang tidak bergantung pada keluarga dan lingkungannya, bisa terwujud. Karena itu, kader-kader BKB dan BKL harus berperan aktif,” kata Rusnani.
Menurut dia, tingginya usia penduduk Lansia di di daerah itu sehingga perlu dilakukan pendampingan terhadap keluarga yang mempunyai Lansia melalui kelompok kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL).
Kelompok BKL ini lanjut Rusnani, merupakan wadah kegiatan bagi keluarga yang mempunyai Lansia yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta keluarga dalam mewujudkan lanjut usia yang sehat, mandiri, poduktif dan bertaqwa.
“Sehingga tetap dapat diberdayakan dalam pembangunan dengan memperhatikan kearifan, pengetahuan, keahlian, keterampilan dan pengalamannya sesuai usia dan kondisi fisiknya,” katanya.
Sementara itu, Camat Kadia, Aldakesutan Lapae, mengaku dirinya sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas generasi penerus, sekaligus menjadikan lansia yang tangguh dan produktif.
“Mengingat pentingnya kegiatan ini, kami berharap arahan dan petunjuk agar kader-kader BKB dan BKL bisa bekerja maksimal,” kata Camat Kadia.
Ia meminta, para kader BKB dan BKL se-Kecamatan Kadia agar mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya, agar menjadi bekal dalam aktivitasnya membina keluarga balita dan keluarga lansia.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Tim Pengerak PKK kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Kadia serta kader BKB dan BKL se-Kecamatan Kadia.












