BAUBAU,FAKTASULTRA.ID – Menyambut tahun baru di tahun 2021 ini, Pemkot Baubau hanya melakukannya dengan sangat sederhana yakni melakukan perenungan dengan tetap menjalani protocol kesehatan yang dilaksanakan di bantea umuri bolu rujab Wali Kota Baubau Kamis malam (31/12/2020).
Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH yang didampingi Sekda Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd mengatakan, segala sesuatu yang diterima, baik itu sesuatu kesuksesan atau hambatan, semuanya sudah terencana oleh alam. Sehingga, jangan saling menyalahkan satu sama lainnya karena itu suatu tindakan pemikiran yang kurang arif.
“Karena itu, Pemkot Baubau dalam memasuki tahun baru 2021 melakukan kegiatan perenungan sebab baru saja melalui atau menjalani hidup di tahun 2020. Dimana banyak memori yang sudah dijalani baik itu, kesuksesan, kegagalan, kegembiraan, kesusahan ataupun kesedihan,”ujarnya.
Menurut Wali Kota Baubau dua periode ini, semua memori yang sudah dijalani sesungguhnya memang tidak bisa larut dalam situasi tersebut tetapi suatu ketika perlu juga dilakukan internalisasi diri untuk mengenang segala sesuatunya iagar dapat memperbaik diri.
“Kita bukan apa-apa kita mau menghalami hal-hal seperti itu, apakah itu ulah kita sendiri atau cobaan dari Tuhan, semuanya kita harus dudukkan. Kita duduk bersama-sama merenung di tempat ini bagaimana perjalanan hidup minimal setahun ini apa yang didapatkan, apakah kegembiraan dan kegembiraan itu apakah penyebabnya. Adakah kalian menikmati kegembiraan itu dari mana asal kegembiraan. Begitu pula dengan kekecewaan karena tidak semua kita mengalami proses itu tadi,”ujarnya lagi.
Ditambahkan, pada malam perenungan harus dilakukan internalisasi pikiran, kosentrasi, fokus untuk merenungkan dengan menutup mata, membayangkan apa kebahagiaan, dipanggil dalam batin bagaimana bersenda gurau dengan rumah tangga, dengan tetangga. Dan internalisasi ini dibangkitkan, dipanggil sebab ada bermukim dalam diri.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini menyampaikan kepada kepala OPD dan Kabag yang menghadiri perenungan untuk selalu membangun kebersamaan saling menyayangi sebagaimana semangat Polima yang merupakan kedamaian hati dan sejalan dengan hadist riwayat Buhari dimana tiada beriman seseorang diantara kalian sampai ia mencintai atau menyayangi sesamanya sebagaimana ia mencintai atau menyayangi dirinya sendiri.
“Saya minta semua didalam perenungan menutup mata menundukkan kepala, fokuskan pikiran, kosentrasi, tenangkan pikiran, layangkan pikiran ke seluruh alam raya, bayangkan alam raya ini bagaimana Tuhan menciptakannya. Memang tidak bisa dibayangkan tentunya, tapi itulah termaksud diri kita diberi mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, diberi otak untuk berpikir yang sering kali tidak dianggap sebab seolah-olah sebuah keniscayaan. Padahal, kekuatan yang paling dasyat adalah dalam diri kita. Dan mudah-mudahan memberikan inspirasi, menambah semangat spirit untuk lebih menjalin persaudaraan, kekompakkan silaturahim,”jelas AS Tamrin.
Sementara itu, sebelum dilakukan kegiatan perenungan terlebih dahulu digelar Yasinan yang dipimpin oleh Ustad Jamhari Hamzah yang tujuannya untuk mendoakkan Kota Baubau agar wabah corona cepat pergi pulang ke kampungnya. Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrn, MH mengucapkan terima kasih dan tetap dibudayakan Yasinan sehingga wabah corona ini, Tuhan mengembalikannya kepada ke dunianya. Dan masyarakat bisa bisa hidup normal seperti sediakala.











