Memberitakan Dengan Fakta

Setelah Menjalani Perawatan 59 Warga Diduga Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Akhirnya Sembuh

BUTON, FAKTASULTRA.ID  – Setelah menjalani perawatan intensive di rumah sakit dan puskemas, 59 warga yang diduga keracunan usai menyantap makanan pesta pernikahan di desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, akhirnya dinyatakan sembuh.

Dari 59 pasien yang masih perawatan intensive, terdapat 48 pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Buton.

 “Semua sudah sembuh, semua sudah pulang. Sekarang sudah tidak ada lagi yang dirawat (dugaan keracunan),” kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Kabupaten Buton, Awaluddin, saat dihubungi via telpon, Selasa (8/12/2020).

Demikian pula dengan sebelas warga desa Galanti yang dirawat di tiga puskemas kabupaten buton juga sudah sembuh.

“Di tiga puskesmas semua (pasien dirawat) sudah sembuh,” ujar Kepala Bidang Bina Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Buton, Wa Ode Kiana Fardiah, melalui pesan pendeknya.

Namun hingga saat ini, delapan sampel makanan dari pesta makanan yang diambil Dinas Kesehatan Buton untuk uji laboratorium BPOM Kendari belum juga ada hasilnya.

 Sebelumnya diberitakan, puluhan warga desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan pesta pernikahan, Minggu (29/11/2020).

Beberapa hari kemudian, jumlah korban dugaan keracunan terus mengalami peningkatan hingga mencapai 311 orang dan terdapat seorang balita permpuan usia 3 tahun meninggal dunia saat dirawat RSUD Buton.

Pemerintah daerah kabupaten Buton, kemudian menjadi status kejadian luar biasa (KLB) dengan banyak korban dugaan keracunan usai menyantap makanan di pesta pernikahan.

Dinas Kesehatan Buton kemudian mengambil langkah cepat membantu para korban dan melakukan penyelidikan dengan mengambil delapan sampel bahan makanan untuk di uji di laboratorium BPOM kendari.

Kini pemerintah daerah Kabupaten Buton masih sedang menunggu hasil uji sampel bahanan makanan pesta pernikahan di Desa Galanti, Kecamatan Wolowa.

Tinggalkan Balasan