KENDARI,FAKTASULTRA.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat bahwa sepanjang 2020 telah mengungkap sebanyak 2.390 kasus Jumlah Tindak Pidana (JTP).
“Jumlah tindak pidana menurun 45 persen bila dibandingkan dengan tahun 2019,” kata Kapolda Sultra Irjen Pol Drs. Yan Sultra Indrayan,SH saat menyampaikan kegiatan release akhir tahun 2020 di Polda Sultra, Kamis.
Kapolda yang didampingi Wakapolda Sultra Brigjen Waris Agono menerangkan, dari jumlah 2.390 kasus itu menurun bila dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.
Lanjut Yan Sultra, untuk penyelesaian perkara pada tahun 2020 menurun 1.959 kasus atau 63.29 persen.
“Kasus kejahatan paling dominan di tahun 2020 adalah kejahatan konvensional sebanyak 1.703 kasus atau 56 persen dari seluruh kejahatan transnasional yakni 179 kasus atau 53.63 persen,” tambah mantan Wakapolda Sultra itu.
Kapolda Sultra, Irjen Pol Drs Yan Sultra Indrayana (tengah) didampingi Wakapolda Sultra Brigjen Waris Agono (kiri) dan Kabid Humas Polda Kombes Fery Walintukan (kanan) , saat menyampaikan rilis akhir tahun 2020 di aula Polda Sultra, Kamis. (Foto ANTARA/Azis Senong)
Adapun tren empat jenis kejahatan yang dilaporkan ke Polda Sultra sepanjang tahun 2020 yaitu kejahatan konvensional, transnasional, terhadap kekayaan negara, berimplikasi kontuensi dan lainnya.
“Bila dibandingkan dengan tahun 2019, kejahatan konvensional mengalami penurunan di tahun 2020 dengan 2.401 kasus akibat dari intensifnya Polda Sultra melakukan kegiatan pencegahan dan penindakan terhadap para pelaku kejahatan konvensional yang didominasi kejahatan jalanan,” ujaranya.
Ada sembilan kejahatan konvensional tertinggi yakni aniaya biasa, curi biasa, pengeroyokan, curat, KDRT, pengrusakan, pengancaman, penipuan, dan curanmor.
Jenderal bintang dua itu juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Sultra dan terkhusus kepada jajaran media massa yang telah bersinergi baik dengan pihak kepolisian, sehingga kinerja yang dilakukan selama ini dapat berjalan dengan baik.
“Tentu masih ada hal-hal yang mungkin belum terwujud sesuai harapan masyarakat, dengan kerendahan hati kepolisian Sultra siap menerima kritikan dan perbaikan dimasa yang akan datang,” tuturnya.











